"Hanya saja mereka menelanmu."-(Name)
"HEEEEEEE SEREM TAU, (NAME)! JANGAN BERBOHONG UNTUK MENAKUT-NAKUTI!"-Ell
* * *
"Suara mu kecilkan," peringat (Name).
Mereka akhirnya melanjutkan langkah mereka. (Name) hanya diam, larut di dalam pikirannya.
Sedangkan Ell memikirkan kata-kata (Name) sebelumnya.
"... Mhm, (Name) ... Gangler itu memang menelan manusia?" tanya Ell memastikan.
Iya, dibilangin koq batu?. (Name) dah termasuk alumni di mamam Gangler.
"Tidak semuanya, hanya satu yang baru ku temui."
Mendengar penjelasan (Name) membuat Ell tenang(dikit).
Namun, ia merasa sedikit aneh dengan perkataan (Name). "Tunggu? Baru satu yang kau temui?"
(Name) seketika terdiam. Bodo amat. Dia tetap diam melanjutkan langkahnya.
* * *
Skip
(Name) dan Ell telah sampai di apartemen (name). (Name) menutup pintu, sedangkan Ell melepaskan sepatunya.
Setelah menutup pintu, (name) melepaskan sepatunya dan meletakkannya di rak sepatu.
(Name) berjalan menuju kamar, diikuti oleh Ell.
Jika diperhatikan, mereka berdua terlihat seperti induk ayam—(Name)— dan anak ayam—Ell—
(Name) membuka pintu kamar, langsung saja Ellaina menyembur kasur (Name).
(Name) hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan temannya itu.
(Name) berjalan menuju mejanya lalu mendaratkan pantatnya di kursi. (Name) membuka layar laptopnya dan hanya melamun melihat layar laptop itu.
Sudah beberapa menit berlalu, dan (name) masih saja melamun.
(Name) yakin, Ell tertidur. biasanya anak itu akan mengoceh dan tidak bisa diam.
(Name) hanya diam dan tidak melepaskan pandangannya dari layar laptop miliknya.
Hawa dingin menusuk kulit (name), jendela tertutup, AC pun tidak dihidupkan. Kenapa tiba tiba udara dan hawanya menjadi sangat dingin?
Krauk kruk
(Name) melihat sumber suara dari suara itu.
Dan (name) lihat; seseorang dengan topi yang besar, rambut yang menutupi sebelah matanya, kantong es batu di pahanya dan sedang memakan es batu sedang menyenderkan tubuhnya di dinding.
Seketika (name) menjadi sangat malas sekarang.
Suara dari gigitan es batu itu menggema dikamar (name). Dan tentunya membuat (Name) risih. "Berisik, Zamigo."
Ucapan (Name) tidak digubris sama sekali oleh seseorang—Zamigo— yang sedang dalam wujud manusia.
Perempatan imajiner muncul diwajah (name). Ia menghela nafas kasar dan berusaha untuk sabar.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Lost Soul
Aksi"𝘞𝘰𝘯'𝘵 𝘠𝘰𝘶 𝘋𝘪𝘦 𝘛𝘰𝘯𝘪𝘨𝘩𝘵 𝘍𝘰𝘳 𝘓𝘰𝘷𝘦?" @TOEI @Shinzouuu (𝟯) 𝟭𝟯 𝗝𝘂𝗹𝘆 2023 -
