chapter 11

85 16 5
                                        

kini yura sudah kembali ke dapur dengan senyum yang tak pernah luntur dari wajah cantiknya..

arm kau lihat yura sekeluarnya dia dari ruangan tuan blue senyumnya tak pernah hilang..ucap off

mungkin sesuatu yang baik telah terjadi..ucap arm

kau benar arm..senang melihatnya bahagia..ucap off

Sedangkan orang yang di bicarakan masih saja tersenyum manis..

flashback

benarkah aku tidak salah dengarkan..ucap blue menatapa yura

tidak tuan kau benar..aku bersedia jadi sekertarismu..ucap yura

aahh terimakasih..ucap blue seraya mencium pipi yura

tuan..ucap yura mendorong tubuh blue yang tengah mencium pipi nya

maaf tapi apa aku masih bisa bekerja di dapur..tanya yura

bisa kamu bisa melakukan apa pun yang kamu mau di toko ini..tapi dengan satu syarat kau harus siap datang kapan pun di mana pun saat aku membutuhkanmu..ucap blue

aahh di mana pun apa itu termasuk di luar jam kerja toko..tanya yura

hmm..jawab blue seraya menenggelamkan wajahnya di ceruk leher yura

yang membuat yura bergidig geli saat hela nafas hangat blue menyentuh kulitnya
yura mengepalkan tangannya menahan senssai anaeh ditubuhnya

sedangkan blue menyeringai di balik ceruk leher yura..

maaf tuan sepertinya aku harus segera kembali kedapur..ucap yura yang tiba tiba berdiri dari pangkuan blue

dan berjalan tergesa gesa keluar dari dalam ruangan..

blue sendiri dia tertawa melihat tingkah lucu kekasihnya..

Flashback end
.
.
.
.
.
.

kediaman yura

aaahhh lelah sekali..keluh yura saat memasuki rumahnya

yura berjalan gontai menelusuri tangga menuju kamarnya..

kenapa harus ada tangga sih kenapa nenek harus membuat semua kamar berada di lantai atas sih..nenek kau menyiksaaku..gerutu yura

Clek..

pintu kamar terbuka dan saat itu juga yura langsung berhambur menjatuhkan tubuhnya ke arah ranjang empuk miliknya

nyamanya..ucap yura seraya memejamkan mata nya tanpa berniat membersihkan tubuhnya terlebih dahulu dirinya merasa lelah..

5 menit 10 menit dan menit menit berikutnya yura mulai terlelap dalam tidurnya..

aaahhh..

Ehmm..ahh

Terlalu dalam..

aahh

Ahh sakit..

Tolong pelan pelan

aku tidak kuat..

Tuan blue pelan

aahh..emm

aahhh

yura jangan kamu jepit penis ku..

Aahh itu akan mematahkan kejantananku..blue

aahh stop aku tidak tak tahan lagi..yura

namun di abaikan oleh blue..

Aahh lubang mu sangat sempit..blue

Tuan blue ku mohon berhenti aku aahh aku cum..yura

my Dessert SecretaryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang