Sampai dirumah Marsha ingin masuk ke kamarnya tapi Zean menarik tangan Marsha
"Maaf saya mau kamu pindah ke kamar sebelah saja" Zean
"Iya" Marsha
Malam tiba
"Mas zean kamu dimana mas" Ucap fiony baru pulang lembur
"Aku di kamar" Zean berteriak dan fuony langsung memeluk fiony
"Mass besok aku pergi ke Jepang karna ada berkas yg g jelas di sana kamu di sini dulu ya" Fiony
"Kok dadakan" Zean masih fokus dengan laptopnya
"Iya dan waktunya 2minggu kok g lama" Fiony
"Yaudah" Zean
"Kamu baik2 di sini ya dan aku dh panggil asisten yg siapin semua barang kamu kok" Fiony dengan gembira
"G usah aku sama Marsha aja kamu pergi aja" Zean dengan kesal
"Lohh kok kamu bawak dia masuk ke rumah ini lagi sihh" Fiony
"Papah aku yg minta" Zean
"Kamu g bisa bantah gitu" Fiony
"Akuu g bisa bantah kalau udah papah yg ngomong, dah malam yuk tidur"ajak Zean
Pukul 12 pagi Zean haus dan ingin ke dapur,tak sengaja ia melihat Marsha sedang mencari sesuatu di kulkas
" Hmm"dehem Zean
"Ehh kenapa" Marsha Gelagapan
"Ngapain kamu buka kulkas malam2 laper ya" Ucap Zean datar
"Iya kau mau pecel lele sama jus mangga" Marsha dengan menundukkan kepalanya
"Lagi ngidam? " Tanya Zean yg di angguki oleh Marsha
"Yaudah biar saya beli kamu di rumah" Zean dan ingin pergi tapi Marsha menarik tangannya
"Apa" Menatap Marsha
"Mau ikutt pls" Marsha dengan mata berbinar
"Yaudah tapi pake jeket" Zean
"Okayy" Ucap Marsha dan langsung mengambil jaketnya dan memakainya
"Dahh" Zean dan Marsha mengangguk
Di perjalanan hening
"Kamu mau brapa pecel lelenya" Ucap Zean tapi tak ada jawaban
"Shaa macha" Pangil Zean lembut tak ada jawaban lagi Zean melihat ke arah Marsha
"Lahh dah tidurr pantes g jawab" Ucap Zean
"Gua belik ajalah" Zean
"Kamu tunggu ya sha di sini" Ucap Zean mengelus kepala Marsha dan mengecupnya
Skip
Perjalanan pulang tiba2 Marsha mengigau
"Mass tolong jangan tinggalin aku" Ucap Marsha mengigau
Zean menatap sebentar dan cuek
"Mass Zean jangan tigalin aku aku masih kangen sama kamu mas"
"MASS ZEAN!! " Triak Marsha dan terbangun
"Kamu kenapa? " Tnya Zean dan Marsha langsung memeluk Zean
"Mass jangan tinggalin aku" Ucap Marsha menangis
"Saya g ninggalin kamu kok kamu tenang" Ucap Zean menenangkan Marsha
"Hiks hiks jangan tinggalin aku " Marsha masih menangis
"Iya saya g ninggalin kamu" Zean mendengar Marsha menangis Zean sakit di hatinya
30 menit berpelukan
"Dh tenang" Tanya Zean dan Marsha mengangguk
"Kita pulang ya" Ucap Zean di angguk oleh Marsha tapi Marsha masuk memeluk lengan sebelah kiri zean
Bay kapan2 lagi
