"Terakhir aku kemari apartemen ini tidak seenak ini baunya," ucap Tae oh begitu masuk apartemen Kim bum.
"Kau ingin minum?," Kim bum menawarkan wine mahal.
"Sejak kapan memakai pengharum ruangan seperti ini, Bum? Tapi segar sekali seperti sedang di taman bunga. Kau pakai pengharum apa?," Tae oh.
"Rahasia."
"Aisshhhhh.......apa ajumma yang membuat apartemenmu seadem ini?"
"Sampai kapan kau akan membahas soal pengharum ruangan heoh?," Kim bum mulai kesal.
"Kyaa.......kau tak tahu Ha Joon dikalahkan Seung min semalam?," Tae oh.
"Jinjjayo?"
"Dia akan melawan Seung min lagi malam ini. Dia benar-benar tidak terima bisa kalah darinya."
"Bajingan tengik itu tidak tahu malu. Dia tidak tahu teknik balapan yang benar. Dia selalu kalah start," ucap Kim bum sambil menuang wine digelas mereka.
"Kau akan maju balapan lagi kalau ada tawaran mobil apa?," Tae oh.
"Entahlah, sesuai mood."
Sedangkan di tempat lain, Yeon Soo nekad datang ke kediaman keluarga Kim bum untuk menanyakan kejelasan hubungannya dengan Kim bum pada ibunya. Kim Hwa Yeon tampak malas untuk menyambutnya. Dulu ia selalu antusias dan menyiapkan segala hal untuknya, sekarang sudah tidak lagi. Wanita paruh baya itu tidak berani memaksa Kim bum mengingat sifatnya yang keras persis mendiang suaminya. Ia juga berkali-kali meminta maaf pada Yeon Soo jika ia tak bisa membantu hubungan mereka berdua ke jenjang yang lebih serius mengingat Kim bum yang susah diatur.
"Tapi aku sudah terlanjur sayang pada Kim bum, ajumma. Aku harus bagaimana?," Yeon Soo memelas sambil menangis.
Hye Jun yang melihatnya tampak tak suka. Yeon Soo terlihat seperti orang yang sedang berakting.
"Maaf, Yeon Soo - ah, aku tidak bisa membantumu. Aku mengenalkan kalian berdua dengan niat baik, tapi untuk selanjutnya itu urusan kalian berdua. Kalaupun tidak bisa dilanjutkan, ajumma juga tidak bisa memaksakan putraku untuk mau menikah denganmu," Hwa Yeon.
Yeon Soo menangis tersedu-sedu tapi terlihat sekali bukan tangisan yang tulus dna dibuat-buat, bahkan Hye Jun berjalan menuju kamarnya tidak tahan dengan kelakuan Yeon Soo yang memalukan. Ia menelpon Kim bum dan bercerita padanya. Kim bum menyuruhnya tidur saja, biarkan sang ibu yang memberi pengertian pada wanita aneh itu.
"Tidurlah! Jangan memikirkan orang semacam itu. Pikirkan kesehatanmu saja!" (Kim bum)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.