8: Jealous, J

223 16 1
                                        

Sejak hari dimana Jeno berpacaran dengan Jaemin. Tidak ada perubahan yang begitu besar dalam hubungan mereka. Jeno masih menjadi sosok yang hangat pada semua member, Jaemin juga tidak lagi terang-terangan memperlihatkan kecemburuannya. Biasanya, jika Jaemin sudah tidak sanggup menahan rasa cemburunya, pemuda Leo itu akan menariknya ke ruangan yang sepi. Hanya untuk sekedar cuddle dan sesekali memberikan kecupan-kecupan kecil di area selangka.

Waktu berjalan begitu cepat. Seiring dengan detikan jarum, beberapa hal mulai berubah. Perasaan keduanya masih sama, namun keduanya sepakat untuk tidak membatasi pertemanan dengan perempuan. Mereka berdua bisa mulai berteman akrab dengan idol wanita lainnya.

Hari ini, mereka sedang berada di konser SM Town 2025. Jeno yang sempat menaruh ketertarikan pada Giselle inisiatif datang menemui gadis aespa tersebut, tentu saja ditemani oleh Jaemin.

Keduanya larut dalam obrolan ringan yang cukup lama, sampai Jaemin merasa bosan. Menyadari rasa tidak nyaman yang Jaemin perlihatkan padanya. Jeno memutuskan untuk menyudahi obrolan keduanya. Belum sempat Jeno mengajak Jaemin berbicara, para idol sudah diarahkan untuk naik ke atas panggung. Akhirnya, Jeno dan Jaemin keluar dari backstage bersama tanpa berbicara terlebih dahulu.

"Tadi, asyik banget ngobrol sama Giselle ya. Sampai aku dilupain." sindir Jaemin.

Jeno terkekeh, ia sudah hafal dengan watak dari pemuda Leo itu. Seperti dugaannya, saat mereka ingin kembali ke backstage, Jaemin langsung menariknya ke pojok ruangan untuk mengobrol berdua. Sebenarnya, mereka tidak benar-benar berdua, ada salah satu manager yang mendampingi agar tidak ada yang menyebar rumor buruk tentang keduanya.

"Cemburu yaaa ...." Meledek Jaemin saat pemuda itu sedang merasa cemburu kini menjadi hobi barunya.

Jaemin mendengus, "Wajar aku cemburu, aku cinta sama kamu, Jeno. Lagipula, memangnya kamu tidak pernah cemburu saat aku bersama idol wanita lain?"

Mata Jeno berkedip beberapakali, mencoba mencerna pertanyaan Jaemin, "Menurut aku, cemburu itu artinya gak percaya sama pasangan. Aku percaya kalau kamu gak akan ngapa-ngapain, karena kamu kecintaan sama aku." jawabnya dengan penuh percaya diri.

"Kalau begitu, aku tidak percaya sama kamu seumur hidup. Karena, aku benar-benar gak bisa gak cemburu setiap melihat kamu bersama wanita lain, Jeno." tekan Jaemin. Jeno tersenyum simpul, membawa tangan Jaemin untuk ia genggam, berharap bisa meredam amarah kekasihnya ini.

"Tidak masalah, aku suka melihat kamu cemburu, Jaemin." balasnya.

"Kalian kalau berantem pasti karena Jaemin yang mulai duluan. Jeno terlalu nurut soalnya," celetuk menajer-nim sambil menatap keduanya jengah.

Jaemin dan Jeno saling menatap satu sama lain. Lalu, keduanya kompak tersenyum canggung. Mereka melupakan keberadaan manajer yang sejak tadi menemani keduanya.

"Hyung, tolong fotoin aku sama Jeno. Mau aku upload di Instagram." Jaemin memberikan ponselnya pada sang manajer.

Beberapa jepretan foto akhirnya mereka dapatkan. Tentu saja Jaemin hanya akan memilih foto yang terbaik.

"Sepertinya, upload di Instagram grup aja. Jangan di Instagram pribadi. Angelnya bahaya banget, bisa buat dispatch menaruh curiga pada kalian," pesan menajer-nim ketika mengetahui foto yang dipilih oleh Jaemin untuk di upload di Instagram.

"Baiklah, Hyung." Tentu saja Jaemin harus setuju, karena ini juga demi kebaikan mereka.

"Jeno ...."

Jeno mengernyit mendengar panggilan dari Jaemin, "Kenapa?" tanyanya.

"Kamu harus ingat ini baik-baik, aku akan selalu upload foto kita berdua entah di Instagram, weverse, atau buble, ketika aku merasa cemburu akan kedekatan kamu dengan idol lain." ucap Jaemin.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 02, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

𝑩𝒓𝒐𝒌𝒆𝒏 𝑴𝒆𝒍𝒐𝒅𝒊𝒆𝒔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang