Keesokan Harinya,
Karena Lisa mengajak Jennie ke kantor polisi. Maka Irene yang akan bertugas hari ini di Rumah Sakit. Hana dibawa Irene untuk di titipkan di ruangan bayi. Sore nanti Jennie akan memilih beberapa kandidat nanny untuk Hana agar tidak pulang dan pergi ke Rumah Sakit.
Pagi ini ada Lisa, Jennie dan Seulgi yang sudah standby di kantor polisi. Hanbin masih menjadi saksi disana dia sedang sarapan masakan Jennie, berkat cerita Hanbin juga akhirnya mereka mendapatkan tersangka yang sebenarnya.
"Dad, tidak mau bertemu Daddy Do-Ha?" tanya Jennie. "hem aku belum siap Mom. aku takut kesal dan malah membuat onar disini" jawab Lisa. Jennie mengangguk mengerti, Seulgi dengan setia menemani Lisa kesana kemari. Dia juga ingin mengetahui siapa sebenarnya yang sudah membunuh Wendy.
Bogum dan beberapa petugas lainnya masuk, membawa seorang pria yang menjadi tersangka pembunuhan Wendy. "omo, Dokter Sehun" ucap Jennie, Sehun dimasukan ke dalam ruangan interogasi sedangkan yang lain diluar namun bisa melihat dan mendengar ruangan itu.
"Tuan Jackson, silahkan..ini tugasmu, saya akan memantau dari luar" ucap Bogum.
Bogum masuk ke dalam ruangan bersama yang lain. "kami tadi menjemputnya di Rumah Sakit, dirumah atau di unit dia sulit ditemukan. ternyata dia menginap di hotel tapi pergi ke Rumah Sakit seperti biasa" cerita Bogum. "terimakasih sudah bekerja sangat keras Sir" ucap Lisa. "sudah menjadi tugasku Mr. Manoban"
Di Dalam Ruangan Interogasi.
Hanya ada Jackson dan Sehun di dalam sana, "sebelumnya, perkenalkan...saya Jackson, Detektif yang mengurus kasus pembunuhan saudara Son Seungwan, ceritakan sejujurnya karena saya memberimu kesempatan untuk berkata jujur, berbohong? sama saja kau masuk ke dalam hukuman berat" ujar Jackson
"lihat gambar ini, kau mengenal wanita ini?" tunjuk Jackson sambil melempar foto Nayeon ke meja arah Sehun. "dia Nayeon kekasihku" jawab Sehun. "sudah berapa lama kau menjalin kasih dengannya?"
"dua tahun" jawab Sehun, "kau kenal pria ini?" Jackson menunjukan foto Do-Ha pada Sehun. "kenal, dia pria tua yang bodoh, Kapten Pilot senior di Korean Air. pria ini yang membuat kekasihku masuk ke dalam Korean Air hanya karena Nayeon memberikan tubuhnya padanya, bodoh"
"darimana saudari Nayeon kenal dengan saudara Do-Ha?"
"waktu itu, saat aku dan Nayeon makan HotPot, pria ini terus melirik ke arah kekasihku. karena aku tahu siapa dia, maka aku membujuk Nayeon untuk menggodanya. dan ternyata dengan mudah saudara Do-Ha tergoda oleh Nayeon. itu menguntungkan saya, karena dia Ayah kandung dari suami seorang wanita yang aku cintai sejak dulu" jelas Sehun. "aku menjadikan Nayeon kekasih karena aku tahu, dia wanita bodoh yang bisa aku manfaatkan. aku tidak pernah mencintainya, dia aku gunakan untuk memenuhi hasratku"
"sebentar, maksudmu kau mencintai Jennie Manoban? istri dari Lalisa Manoban?"
"ne, karena dia aku disini sekarang" jawab Sehun
"jelaskan secara rinci Tuan Sehun" pinta Jackson
"ck, setelah ini bebaskan aku..aku akan berkata jujur tapi bebaskan aku" mohon Sehun. "asalkan kau jujur, sebenarnya aku sudah tahu saat melihat bukti lainnya juga, tapi aku ingin kejujuranmu disini Tuan Sehun" balas Jackson
"hah, Jennie Kim..."
Flashback On:
Sehun PoV
Jennie Kim seorang siswi berprestasi di sekolah Yongsan Internasional School, sering terpilih sebagai perwakilan untuk berbagai olimpiade sains. Jennie juga seorang siswi yang terkenal ramah dan baik. Tidak mudah untuk mendapatkan Jennie.
"selamat pagi Jennie" sapa seorang pria yang melewati Jennie yang sedang berbincang dengan temannya. "pagi" balas Jennie.
Huh aku ingin sekali berbincang dengan Jennie, sedari kami satu kelas aku selalu gugup jika sudah berhadapan dengannya. Kini kami sudah menginjak kelas tiga dimana ini adalah tahun terakhir untukku setidaknya bisa berbincang dengan Jennie.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Wedding Story
عاطفيّةIn marriage, it's not about finding someone you can live with. It's about finding someone you can't live without. Lika-Liku perjalanan pernikahan Lalisa Manoban seorang Kapten Pilot Korean Air dan Jennie Kim seorang Dokter Anak di Asan Medical Cente...
