Untuk sementara waktu Aqilla akan tinggal di Jakarta guna memantau bisnis barunya yang rilis baru baru ini
Hari ini Aqilla menyempatkan masak karna tau anak bungsu nya itu sedang libur bekerja hari ini
Beberapa bulan belakangan Nathan memang sedang tidak di Jakarta karna dia sedang di Jepang mengurus bisnis di kantor utamanya disana, dan dalam beberapa bulan itu Aqilla semakin dekat dengan Zevira karna dia sering mampir ke rumah Danny walaupun hanya sekedar menjenguk atau menemani Zevira disaat Danny bekerja bergantian dengan Ghea (mommy Danny)
"Morning bun" ucap Nathan menyapa bundanya yang ada di dapur sedang memasak
"Pagiiii sayang, ayo sini sarapan dulu mau di meja pantry atau meja makan?" tawa Aqilla
"Meja makan aja bun, lagi pengen nikmatin sarapan" jawab Nathan lalu pergi ke meja makan
Di meja makan ternyata sudah banyak tersedia makanan favorit Nathan yang sudah jarang sekali Nathan rasakan
"Bun sebanyak ini mana abis Nathan sendirian"
"Eyy udahlah makan aja makan, makan apa yang pengen kamu makan ya, nih" ucap Aqilla sembari mengambil kan nasi serta lauk pauk yang Nathan minta
"Makasihh bun" ucap Nathan menerima piring makanannya dengan tersenyum senang
Mereka pun makan berdua dengan tenang dan diselingi obrolan ibu dan anak pada umumnya, sampai selesai makan Aqilla menyiapkan beberapa makanan yang sudah ia masukkan ke dalam kotak makan dan memasukkannya ke paper bag
"Buat siapa bun? Tumben bunda ke kantor bawa bekal sebanyak itu" tanya Nathan heran
"Bukan buat bunda"
"Terus?"
"Buat Adel"
Nathan pun terdiam sejenak memang dia pernah mendapat kabar dari asistennya kalau bundanya dekat dengan Zevira, hal ini membuat Nathan sedikit senang dan bimbang
"Oh iya, ini minta tolong kamu yang anterin ke rumahnya Danny ya bunda soalnya harus buru buru ke kantor ada vendor baru mau masuk" pinta Aqilla
"A- , kayaknya aku gak bisa anter bun" ucap Nathan beralasan
"Kenapa gak bisa? Kamu kan libur hari ini, ayolah kasian si Adel udah pengen masalah bunda ini dari kemarin"
"Bun tap- "
"Nganter doang lho nak" pinta Aqilla
"Bukan masalah nganter nya bun . . , yaudah yaudah Nathan yang anter" ucap Nathan mengalah walaupun hatinya campur aduk saat ini
Nathan pun berbalik ingin ke kamar mengambil jaket dan kunci mobilnya sebelum mengantarkan makanan untuk Zevira
Seketika langkah Nathan terhenti kalo Aqilla berucap hal yang Nathan pun kaget karena Aqilla mengetahui hal itu
"Mau sampek kapan nak? Mencintai seseorang yang sudah memiliki kebahagiaan lengkap di hidupnya itu sulit" ucap Aqilla sembari menatap punggung anak bungsunya itu
"Bunda tau kepergian kamu ke Jepang karna kerjaan itu bukan alasan utama, bunda tau kamu mau menyerah dan nyoba buat ngelupain dia disana kalo enggak kamu nggak akan selama itu disana yang padahal kerjaan di Jepang bisa kamu selesaikan cuma dalam waktu 3 bulan, I know you love her so much"
KAMU SEDANG MEMBACA
7CHILLGO
Fanfiction[END] "ketemu sama lo itu takdir yang paling indah di hidup gue" -Danny Hidup Danny berubah 180 derajat ketika dia di jodohkan dengan anak dari sahabat papa dan mamanya Kehidupan yang biasanya dijalani Danny akan terasa berbeda ketika ada dia. Dia a...
