Chapter Three

616 36 0
                                    

👋👋👋

~Di kamar Jessi~

Di saat jessi tengah asik menikmati keripik nya sambil menonton Film, Ia mendapat pesan dari nomor yang tidak ia kenal

⚪ 857-****-*****

: Halo
: apakah benar, ini Jessi?

Jec: Hai 👋
Jec: benar, Ini siapa, ya?

: akuu yang tadi disekolahh

Jec: kak olla?

: iyaaa
: save, yaa
Jec: oke, siap kak 👍🏻

𝙠𝙖𝙠 𝙤𝙡𝙡𝙖𝙖 𝙠𝙞𝙣𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙠𝙤𝙣𝙩𝙖𝙠

kak ollaa: okeyy, gemashh

Jec: hehe, bisa aja, kak

kak olla: kan memangg gemasshh

Jec: iya deh, iya
Jec: last chat di aku aja kak, mau
makan
Reaksi: 🤍

"Tadi gua mau ngapain ya? Lupa anjay" ucap jessi bingung

"Ohh, Iyaa, Gua mau ngelanjutin nonton film" sambungnya setelah ingat

Disaat sedang asik menonton film, Jessi menyempatkan melihat jam di hp nya

"Woe, udah jam 1 cokk! Ntar gua telat lagi, mampus!!" ucapnya

Jessi pun langsung mematikan hp nya, beserta film yang ia tonton.

~Di Pagi harinya~

"Hoam, Udah jam berapa ini?" tanya Jessi sehabis bangun tidur

Jessi pun melihat jam yang ada di kamarnya

"Udah jam setengah 7 cokk! Aih, Mampus lahh, Telatt guaa" ucap Jessi

Jessi pun pergi ke kamar mandi, Ia hanya gosok gigi dan cuci muka karena tidak sempat mandi, Dan ia pun segera menyiapkan baju beserta buku pelajaran nya.

Jessi langsung berpamitan dengan ibu, Dan ayah nya. Setelah berpamitan, Jessi langsung pergi menuju bagasi dan menaiki motor kesayangan, Ia pun menacap gas dengan cepat.

~Di Sekolah~

"Astaga.. untung ga telat" ucapnya

Jessi pun lega setelah mengetahui bahwa ia tidak telat.

~Di Kelas~

"Wedeh, tumben lu berangkat jam segini" tanya temannya yang bernama adel

"Iya cuy, tadi gua telat bangun" Jawab Jessi.

Jessi saja sudah merasa dirinya telat, apalagi...

"COK!" Ucapnya sambil ngos-ngosan di depan pintu Kelas

"Hadeh, Zee~ Zee~" Ucap mereka semua yang ada di kelas beserta Jessi

"Gelo.." Ucap Jessi terkaget kaget

"Hehe. Biasalah" Ucap Zee sembari menaruh tas nya

Mereka yang sekelas sama Zee pun sudah tidak heran bahwa Zee sering berangkat hampir telat.

*Kring Kring

Bel Sekolah pun berbunyi, yang menandakan Pelajaran akan segera di mulai. Benar saja, Bu Latri pun memasuki kelas dengan buku buku yang ia taruh di dada nya.

~Mereka pun Belajar.

𝙏𝘽𝘾

Hehe, maaf cuman bisa sampai situ saja, otak lagi ga lancar🙏.
Kedepannya, saya akan mencoba untuk lebih memperpanjang lagi. Maaf kalo ada kesalahan, mohon di koreksi, Terimakasih.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 29 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Semesta (KaCila) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang