⛓ 0.3 ⛓

130 13 2
                                    

Typo?tandain.

(☞ ͡ ͡° ͜ ʖ ͡ ͡°)☞ ⭐

HAPPY READING

.

.

.

.

.

Di dunia yang sama tapi di tempat yang berbeda, kini ada seorang anak laki-laki berumur 4 tahun berada di ruangan kecil dan gelap sedang terbaring lemah di lantai yang kotor dengan tubuh yang di penuhi luka goresan.

perlahan mata nya mulai terbuka menampilkan netra kecoklatan yang menatap sayu sekitar nya.

"eughh...a-abang" ucap nya lirih.

tubuh nya sangat sakit saat di gerakan untuk bangun,jadi ia hanya duduk dan bersandar di dinding.

"ini dimana" ucap nya bingung,karena yang terakhir kali ia ingat sedang bersama abang nya  pulang menuju rumah dan di dalam perjalanan mobil mereka di hantam dengan truk besar mengakibatkan kecelakaan yang merenggut nyawa nya,ia Noah Pradipta.

"i-ini tubuh siapa" ucap nya kaget melihat tubuh nya yang berbeda.

Noah menatap tangan dan tubuh nya yang sangat kecil, tiba-tiba sebuah ingatan masuk kedalam kepala nya membuat kepala nya sangat pusing dan berakhir kembali pingsan.

>>>


seorang pria paruh baya masuk kedalam sebuah gedung kosong bersama bodyguard nya yang berada disamping dan dibelakang nya.

Pria paruh baya tersebut berteriak dengan lantang memanggil seseorang.

"dimana putra ku, Arthur!"teriak nya dengan penuh emosi.

tak membutuhkan waktu yang lama, seorang pria paruh baya yang seumuran dengan nya datang dari arah depan dengan anak buah nya yang berada dibelakang, namanya Arthur.

"hey...kenapa terburu-buru,santai lah sedikit Vincent"ucap Arthur dengan santai,menatap pria di depan nya tatapan sombong dan angkuh nya.

"aku tidak pernah mengusik keluarga mu tapi kenapa kau menculik anak ku"ucap Vincent dengan menahan emosi terlihat dari rahang nya yang mulai mengeras.

namanya Vincent san Alexander.

"perempuan hamil yang kau tabrak seminggu yang lalu"

"dia istri dan calon anak ku, gara-gara dirimu, Vincent Alexander. istri ku keguguran dan berakhir depresi"

"ITU SEMUA SALAH MU VINCENT!!" ucap Arthur menggebu-gebu.

"beruntung aku tidak melaporkan dirimu ke polisi"ucap Arthur sinis.

"sebagai gantinya aku mengambil putra bungsu mu sebagai ganti calon anak ku yang sudah tidak ada,bagaimana?sangat menyenangkan bukan?"ucap nya dan diakhiri kekehan.

Vincent yang mendengar itu membuat emosi nya tak terkendali dan menyuruh semua bodyguard nya menyerang Arthur,Arthur pun menyuruh anak buah nya juga ikut menyerang.

dan terjadi lah peristiwa berdarah yang tak terkendali,suara dentuman pistol menggema di seluruh gedung.

Vincent menyuruh dua orang bodyguard nya untuk mengikuti nya mencari Putra bungsu nya yang di culik Arthur.

Arthur samar-samar melihat Vincent pergi bersama bodyguard nya secara perlahan mundur dan bergegas pergi keruang anak kecil yang tadi ia culik.

>>>

Suara pintu terbuka dengan sangat kencang membuat Noah yang tadi nya pingsan mulai membuka mata nya dengan perlahan karena tubuh nya yang sangat lemas.

bulu mata yang lentik menampilkan netra kecoklatan menatap ke arah pintu yang tadi di dobrak.

sekarang Noah sudah ingat,saat pingsan tadi Noah mendapatkan ingatan tentang tubuh asli yang ia tempati sekarang ini,dan orang yang berada di depan nya saat ini adalah orang jahat yang sudah membuat nya seperti ini.

Arthur melangkah mendekati Noah di ujung ruangan lalu mencengkram kuat lengan Noah, tentu saja Noah memberontak dengan tenaga yang masih tersisa.

"gak!Noah gamau,lepasin hikss"

"diam lah!"bentak Arthur karena Noah yang terus memberontak.

" lepasin tangan Noah sakit hikss "

"Lepas!!"teriak Noah.


PLAK!!...

Suara tamparan yang begitu renyah terdengar saat itu juga.

Arthur dengan sengaja menampar pipi Noah sangat keras hingga membuat Noah menoleh ke samping.

Noah menunduk dan diam memegang pipinya yang terasa sangat panas akibat tamparan yang sangat keras,pipi nya memerah dan sangat mencolok di kulit Noah yang seputih susu.

Tamparan dari Arthur barusan bukanlah tamparan main main.

melihat Noah yang diam karena tamparan nya membuat nya lebih mudah membawa Noah keluar dari ruangan tersebut.

saat akan berjalan keluar, dari arah pintu terlihat dua orang berpakaian hitam sedang menodong pistol ke arah nya.

kedua orang berpakaian serba hitam itu membuka jalan di tengah-tengah mereka dan dari arah belakang datang pria paruh baya yaitu Vincent ayah dari Noah.

Vincent melihat putra bungsu nya dalam keadaan kacau apalagi lebam yang ada di pipi nya dan air mata yang terus keluar dari mata indah sang anak,membuat nya sangat emosi.

" tembak dia " perintah Vincent kepada bodyguard nya.

Dorr!!

Srett...

"akhh!ughh... D-daddy"

>>>

[ Vincent san Alexander ]

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

[ Vincent san Alexander ]

TBC

Semoga cerita nya mudah di pahami 🙏🏼

sebulan sekali up 👉🏻👈🏻😱

(☞ ͡ ͡° ͜ ʖ ͡ ͡°)☞⭐

𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢 ᵀʳⁱᵖˡᵉᵗˢ [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang