Bab 2

6 0 0
                                    

Hallo semunyaaa🤩🤩
Aku balik lagii!! Gimana kabar kalian hari ini? Semoga baik yaaa kalaupun ada yang gak baik tetap semangat yaaa🤍🤍

Ramein cerita ku ya teman-teman🤍





Happy Reading><

Prangg

"Ya ampun suara apa itu?" Ucap bunda dengan keterkejutannya yang sedang berjalan beriringan dengan Sera dan ayah.

"ayok yah bun kita cek dulu" Ajak Sera.
Mereka pun berjalan beriringan ke arah sumber suara tadi.

Saat sudah sampai di tempat suara pecahan tadi, mereka terkejut karena kaca jendela depan pecah dan Sera menemukan sebuah batu besar yang dibaluti kertas  yang mungkin itu penyebab kaca jendelanya pecah.

"Kira-kira siapa ya yang ngelempar batu ke jendela rumah kita" Ucap Sera seraya menunjukan batu itu kepada orangtuanya, tetapi ia tidak menunjukan kertas yang tadi ia temukan di batu itu.

"Mungkin anak-anak tetangga yang iseng, dek" Ucap bunda seraya mengambil batu itu dari tangan Sera untuk di buang.
"Udah sekarang kamu ke kamar aja bersih-bersih dulu nanti turun lagi untuk makan malam, biar bunda yang bersihin pecahan kacanya" Lanjut bunda.

"Iya bunda, yaudah aku ke kamar dulu ya bun yah" Ucap Sera seraya bejalan ke arah kamar nya yang terletak di lantai atas.

Setelah makan malam Sera pun kembali ke kamar. Saat ini Sera sedang duduk di balkon kamarnya dengan sebuah kertas di tangannya.

Di dalam kertas itu terdapat tulisan dengan tinta warna merah "TUNGGU TANGGAL MAINNYA AJA HAHAHAHAA"
Tulisan itulah yang terdapat pada kertas itu.
Sera pun terkejut dengan isi tulisan itu.

"Kira-kira siapa yang ngirim tulisan ini dan maksud dari tulisan ini apa?" Sera bertanya-tanya di dalam hatinya.

Ting

Saat Sera sedang memikirkan tulisan itu tiba-tiba sebuah pesan masuk ke ponselnya.

+62 83875******

Gimana? ini baru peringatan
kok santai aja HAHAHA

Maksud lo apa?

Isi pesan itu yang dikirim dari nomor tak dikenal membuat Sera semakin penasaran, tetapi karena malam semakin larut Sera pun bangkit untuk segera masuk ke dalam kamarnya.

Disisi lain ada seseorang di sebuah ruangan gelap  yang sedang tertawa puas yang melihat ponselnya.

"ini belum apa-apa Sera tunggu saja nanti, pasti akan lebih seru HAHAHAHA" Ucap seseorang itu dengan tawanya memenuhi ruangan itu.

Keesokan harinya

Pukul 04.30 Sera sudah bangun dari tidurnya dan segera melaksanakan kewajibannya yaitu solat subuh. Selesai solat Sera pun beranjak untuk mandi.
Setelah selesai Sera segera turun ke bawah untuk sarapan.

"Kemarin gimana sekolahnya sayang?" Tanya ayah di sela-sela kegiatan makannya.

"Bagus yah, temen-temen kelas juga pada baik" Jawab Sera.

"Syukurlah kalau begitu, semoga kamu betah ya sekolah disitu" Ucap ayah.

"Iya ayah"

Setelah selesai sarapan Sera pun bergegas untuk segera berangkat menuju sekolahnya dan memesan ojol seperti biasa.

"Sera"

Saat Sera sedang berjalan dari arah gerbang sekolahnya Sera tersentak kaget karena tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dari arah belakang.

"Eh Riva ternyata" Ternyata yang memanggil Sera adalah Riva teman sebangkunya. Meraka pun melanjutkan berjalan menuju kelasnya.

Bel pun sudah berbunyi tanda pelajaran akan dimulai. Sera dan teman-temannya pun mengikuti pelajaran dengan baik.

Beberapa jam kemudian

Waktu istirahat telah tiba semua siswa siswi SMA NEGERI ANGKASA pun siap menyerbu kantin untuk mengisi perut mereka. Begitu juga Sera dan ketiga temannya yang sedang berjalan menuju kantin.

"Kalian mau makan apa? Biar gue yang pesen" Tanya Jasmin saat sudah sampai di kantin.
"Gw mau batagor aja" Ucap Sera.
"Gw mau bakso" Ucap Reva.
"Kalo gw mau batagor aja deh kaya Sera" Ucap Nindi.
"Oke gw pesen dulu ya, eh tapi minumnya mau apa?" Tanya Jasmin.
"Samain kaya lo aja" Jawab mereka bertiga.

Jasmin pun berjalan untuk memesan makanan mereka. Sedangkan Sera dan yang lain nya berjalan untuk mencari tempat.

"Jasmin disini" Ucap Sera saat melihat Jasmin Sedang kebingungan seraya melambaikan tangan ke arah Sera.

Saat mereka sedang menikmati makanan masing-masing tiba-tiba ponsel Sera berbunyi dan Sera pun segera membukanya.

Neyra

Ser gimana kabarnya?

Baik kok, kalo lo?

Baik juga, lo betah sekolah disana?

Betah banget, tapi sayangnya gaada lo disini:(
Kenapa lo harus sekolah disana si ra:(

Syukur deh kalo lo betah
Sera meskipun kita beda sekolah kita kan masih bisa ketemu waktu libur

Iya si, kapan-kapan kalo gak sibuk main yaa
Yaudah gw lanjut makan dulu nanti keburu bel masuk

Iya Ser

"Ser ayo lanjutin makannya keburu bel nanti" Ucap Riva.
"Iya Riv"

Setelah mereka menghabiskan makanan mereka masing-masing. Mereka pun pergi dari kantin dan menuju ke kelasnya.

-Bersambung

Mungkin segitu dulu ya untuk bab 2 nya, ini juga udah hampir seribu kata.

Jangan lupa tinggalin jejak kalian karena udah membaca cerita ini. Dukung aku terus ya supaya aku lebih bersemangat lagi buat nulis chapter berikutnya🤗
Semangat juga ya buat kalian🤗🤩

Jangan lupa follow akun instagram @bobacaca_

See you in the next chapter><
Thanks and lov u all🤍


Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 03 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Fake FriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang