Bab 22

191 12 0
                                        

"Coba lihat lah itu" ucap jaehyuk

Semua nya melihat arah yang ditunjukkan oleh jaehyuk

Mereka tidak percaya akan semua ini, apakah mereka terlambat? Apakah rakyat mereka sudah tidak ada lagi?

Ini tidak mungkin terjadi kan, benar ini pasti hanya tipuan semata, mereka gk mungkin kehilangan semuanya, tidak mungkin

"K-kita kita.. S-sudah terlambat ya" ucap yedam tak percaya

Negeri mereka hancur, karna perbuatan kegelapan

Hanya demi kekuatan Enigma, mereka rela melakukan hal sekeji ini?

Mereka melihat ada banyak sekali bangkai dimana-mana, bayi, anak-anak, omega, alpha, orang tua, semuanya tewas mengenaskan

Semua nya sama rata tak tersisakan, mereka gk tau siapa aja yg masih hidup sekarang ini

Hyunsuk dan mashiho segera memeluk putra mereka itu

Walaupun didunia mereka ini anak-anak mereka sudah besar, tapi tetap aja jiwa seorang ibu tidak bisa diragukan lagi

Mereka memeluk anak mereka dengan kencang

Jun yang merasakan eomma nya itu sedang ketakutan, dia mencoba menyakitkan eomma nya itu bahwa semuanya bakal baik-baik saja

"Eomma tenang aja, Jun dan David bakal baik baik aja kok, eomma jangan khawatir" ucap jun

"Berjanjilah jun david, jangan pernah meninggalkan eomma, jangan pernah" ucap mashiho memeluk anak kembarnya itu sangat keras

"Chilli, ingat dalam keadaan apapun jangan menjauh dari jun ataupun appa kamu ya, mau gimanapun kamu tetap omega nak" ucap hyunsuk

"Nee eomma" balas chilli

"Hanya harusnya kita titip kan anak kita didunia manusia, gimana kala-" ucap yoshi terpotong

"Dengar aku bakal ngejaga kalian ber 2,percaya lah oke" ucap junghwan sambil menenangkan omega nya itu

"Kita harus cepat, kita tidak bisa berbuang buang waktu lebih lama lagi" ucap haruto

"Bener, kalau kita berlama-lama disini bisa bahaya nanti, terlebih lagi buat anak anak, mau seberapa kuat mereka, mereka tetaplah masih muda" ucap doyoung

Suasana lagi tegang seperti sekarang ini, tiba-tiba kekuatan jeongwoo aktif

Dia melihat kekacauan dimana mana, kekacauan yang lebih parah dari ini

Kerajaan kerajan hancur, darah dimana mana, dan..

Salah satu dari mereka terluka parah

Bukan bukan bukan salah satu tapi..

Semuanya, terlebih lagi para omega

Ada yang tewas diantara mereka, seharusnya dia, tp si kembar melindunginya

"Ada apa jeongwoo, kamu lihat apa" tanya jihoon

"K-kak" ucap jeongwoo dengan suara gemetar

"Ada apa, jangan buat penasaran kayak gini, cepat katakan" geram junkyu

"S-si kembar kak.. " ucap jeongwoo

"Ada apa sama sikembar" tanya mashiho, dia berharap ini bukan hal yang buruk

"Demi melindungi yedam, aku melihat mereka gugur" ucap jeongwoo

Hancur sudah, anak yang dia wanti wanti jangan sampe gugur malah kejadian

"L-lo pasti bohong kan IYA KAN" ucap mashiho

Junkyu yang melihat itu juga hancur mendengar itu

Seharusnya dia mendengarkan pirasat jeongwoo sejak awal

Seharusnya dia mendengarkan nya buat tidak mengajak anak anak

Sedangkan yedam, dia juga sok, kenapa dia harus dilindungkan kenapa?

"Tapi ini belum pasti, bisa aja bakal berbalik, bukan mereka yang gugur tapi yang lain" ucap jeongwoo

"Mau siapapun jangan sampe ada yang gugur, jangan sampai" ucap jihoon

"Kita harus cepat, aku merasakan ada yang mendekati kita" ucap Asahi

Mereka semua yang mendengar itu, segera pergi dari sana

'Aku harap firasat ini tidak lah benar'

'Aku tidak bisa melihat dia gugur, kalau dia gugur aku bakal kehilangan separuh dari jiwaku'

'Jangan pernah, jangan pernah terjadi' ucap doyoung


































✧✧✧
"Eomma, chilli mau main sama eomma dan appa" ucap chilli

"Tiba-tiba? Kenapa" tanya hyunsuk

"Kalau dimasa depan kita tidak selamat, setidaknya kita bisa main bersama buat terakhir kalinya" ucap polos chilli namun menusuk hati hyunsuk

"Yaudah chilli mau main apa" ucap hyunsuk

"Gak tau juga eomma" ucap chilli

"APPA" panggil chilli

"Ada apa? " tanya jihoon

"Ayo kita main appa" ucap chilli

"Malam hari ini kita harus waspada sayang, bukan malah bermain" ucap jihoon lembut

"Ayo lah appa" ucap chilli

"Ok ok, ayo kita main" ucap jihoon

Jihoon junkyu sedang main sama keluarga kecil mereka

Sedangkan jaesahi, dodam sedang berkumpul

"Kira kira anak kita sehat gk ya sa" ucap jaehyuk

"Pasti sehat lah, emangnya kenapa" ucap Asahi

"Kalau kita gak pernah pulang lagi, aku harap anak kita gk pernah cari kita lagi " ucap jaehyuk

Semuanya terdiam

Benar apa yang dibilang jaehyuk itu

Mereka bakal selamat atau tidak masih tidak ada yang tau

*eh btw yohan itu paling kecil yaw 🥰, jd semua nya sudah punya anak 2,dan hwanshi adopsi anak satu yang masih bayi dan yohan anggap aja umur 1 tahun, masih bayi kan 🙃*

"Disini rupanya kalian bersembunyi 😏" ucap pengawal kegelapan

"Junghwan bawa yohan kabur dari sini" ucap jihoon

"Kalau gw pergi gimana sama nasip kalian" ucap junghwan

"Nasip anak lo lebih berharga junghwan, dia mengincar mu dan keluarga mu itu" ucap jihoon

Junghwan mengerti sekarang apa yang dibilang jihoon, diluar berbeda sama apa yang dibilang lewat telepati

Junghwan dengan sekuat tenaga pergi dari sana, dia berlari sekencang mungkin

Dia pergi dari sana dalam wujud Serigala dan menggendong yoshi

"Mau gimana pun kalian harus selamat" ucap junghwan

✧✧✧

Mereka semua bertarung habis habisan

Mereka bertarung dengan sekuat tenaga mereka

Mau gimanapun mereka harus bisa tanpa junghwan

"Kalian tidak akan pernah bisa melawan kami" ucap kegelapan

"Kalian bakal mati ditangan kami"

Werewolf prince (Hwanshi) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang