Dia itu.....
Dia suka merepotkan, tapi yang dia repotkan adalah diri sendiri. Menjadikan dirinya tempat penyimpanan hiruk pikuk ceritanya sendiri yang enggan diketuk oleh banyak orang.
Dia sering berbicara, tapi lawan bicaranya adalah pikirannya sendiri. Memperkaya kepala dengan tumpukan keluh kesah, bahkan suka cita. Memenjarakan setiap kata agar tidak sampai pada telinga sekitarnya.
Dan ya, dia seringkali menyombongkan diri, tapi yang jadi objeknya adalah masalah yang telah lalu dia hadapi. Seolah mengatakan pada masalah itu, "Hey, I win".
@detak.kertas_
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Rasa
Short Story"Untaian kata tak bernada dari seseorang penyuara rasa" . . . . . Baca aja kalau lagi gabut, Kalo ga suka bole skip.
