LARA XXVI

9 2 0
                                        

***
Diam banyak kurasakan sepihak..
Apakah aku harus mengubahnya menjadi teriak?
Mimik lugu... kubentuk agar semesta tak sontak..
Apakah aku harus mengubahnya menjadi tampak?

LARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang