~kebersamaan~
Happy reading
.
.
.
.
.
.
.
.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tingg... Tonggg...
(Bel bunyi)
"Iya siapa ya, Ucap seorang wanita bersurai pink sambil membuka pintu,"
(Dia adalah Uchiha/haruno sakura)
"Bibi apa Sarada ada," Ucap boruto.
"oh, masuk saja boruto, Sarada ada di dalam sarapan sam papanya," sakura mempersilahkan boruto masuk ke rumahnya.
"baiklah. Bibi," ucap boruto sambil melangkahkan kakinya masuk.
"boruto?," gumam Sarada yang masih bisa terdengar.
sakura menutup pintu dan berjalan kearah meja makan kembali.
"boruto, kamu sudah sarapan?," tanya sakura sambil duduk.
boruto menggaruk pipinya yang tidak gatal. "belum bibi," ucap boruto.
"yasudah, sini ikut sarapan jangan malu malu," ucap sakura.
boruto kemudian duduk di kursi kosong sebelah Sarada dan duduk di sana. tangan boruto mulai mengambil makanan yang ada di meja, dan memakannya dengan lahap.
kediaman Uchiha itu begitu tenang hanya ada suara detingan sendok. mereka makan dengan hikmat tidak ada yang bersuara.
~skip~
sekarang dua remaja sedang asik berjalan di taman.
"boruto," panggil sarada.
"ada apa? Sarada?," ucap boruto sambil menatap lawan bicaranya itu.
"kamu ngapain mengajak ku ke sini?" heran Sarada.
"hanya jalan jalan," ucap boruto padahal dia mau berduaan bareng Sarada.
mata boruto menangkap adanya penjual es krim di taman itu, dia menatap Sarada sebentar kemudian berkata.
"Sarada, kau mau es krim?" tanya boruto.
"aku tidak membawa uang," ucap sarada.
"aku yang bayar," ucap boruto sambil menarik tangan Sarada, berlari ke arah penjual es krim.
"kamu ingin rasa apa?" tanya boruto pada Sarada.
"coklat aja," ucap Sarada.
"paman, es krim coklat nya dua ya," ucap boruto.
"baik," penjual es krim itu segera membuat pesanan boruto dan Sarada.
"ini pesanan kalian," sambil meberikan es krim pesanan Uzumaki dan Uchiha itu.
"terimakasih, paman," boruto mengambil dua es krim itu memberikan satu pada sarada, kemudian membayar.
mereka berdua berjalan sambil memakan es krim yang mereka beli.
"sarada, di sana ada tempat duduk. kau mau duduk dulu?" tanya boruto dengan jari telunjuk yang menunjuk ke arah bangku taman.
"ayo," ucap sarada dan tanpa sadar menggengam tangan Uzumaki itu.
mata boruto menatap tangannya yang di genggam sarada, telinga nya sudah memerah akibat malu.
mereka kemudian duduk di bangku taman. sarada yang sadar dengan muka dan telinga boruto yang memerah pun bertanya.
"kau baik baik saja?" tanya sarada.
"aku baik baik saja sarada," jawab boruto.
sarada mendekatkan tubuh dan wajahnya ke arah boruto berniat melihat lebih dekat. tapi justru wajah boruto semakin memerah.
"a-apa yang kau lakukan sarada," ucap boruto, ini gak aman untuk jantungnya yang berdetak tak karuan.
"wajahmu merah seperti kepiting rebus," ucap sarada sambil menjauhkan wajah dan tubuhnya.
"T-tidak," sangkal boruto.
~~~~
bab ini selesaiii.
ada yang kangen author gak sihhh. jujur author lupa kalo punya cerita dan hp ku juga sempat rusak dan baru di perbaiki.
ceritanya nganggur 1 tahun lamanya 😭
maafin author ini yaaa.
author comeback dengan cara penulisan yang lebih bagus.
jangan lupa votenya biar semangat nulis.
~~~
KAMU SEDANG MEMBACA
perjalanan cinta (borusara)
Roman d'amourcerita ini akan menjadi cerita perjalanan kisah cinta borusara, kawasumi, inohima, mitchou, yoshi perjalan cinta....
