CHAPTER 13

54.8K 2.6K 18
                                    

•─────⋅☾⊱ℒ𝒾𝓁𝓎'𝓈⊰☽⋅─────•

Duduk sambil menatap Ipad mahal yang berada di pahanya. Lily mencari tau semua media sosial sahabatnya yang ia temui tadi siang. Ya! Benar ada bahkan berita kematiannya pun terpampang ada.

Jadi apa maksudnya? Ini bukan dunia novel? Atau memang ini nyata. Benar ini salah novel yang ia baca.Novel sialan yang ia temukan di bawah kasurnya.

Mata lentik itu menatap seluruh postingan Feby yang menggambarkan bahwa sahabatnya telah sukses menjadi MUA ternama. Cita-cita yang selalu Feby cerita kan.

Lalu ia menggilir membuka media sosial nya dulu. Tampak tak terawat hanya satu poto dimana foto dirinya bersama sahabatnya. Mungkin Feby telah menghapus foto yang menurut gadis itu tidak baik.

Tak sadar air mata mulai turun, ia rindu masa mudanya dulu. Hingga ia menatap foto pernikahan mantan kekasihnya dengan wanita sialan itu.

Dasar pasangan sialan!

Tiba tiba pintu putih itu terbuka menampilkan Lian yang datang dengan nampan di tangannya.Lily tersenyum hangat hingga pria itu duduk di lantai mengelus perut buncitnya. Rutinitas baru bagi Lian yaitu mengajak calon anaknya untuk berbicara.

Oh ya, karena mereka tingga di rumah utama sampai Lily melahirkan mereka diwajibkan tidur satu kamar. Lily sih oke ya? Tidak mungkin Lian akan mengajak wloewloe saat dia sedang hamil itu.

"Mas? Tau apartemen Rozen? " Tanya Lily mencoba mencari tahu.

Pria dengan kaos hitam itu menatap Lily lalu mengangguk. Otaknya masih mencoba merendam hasratnya yang menyala sedari tadi. Apalagi Lily hanya memakai dress tidur tipis.

"Apart yang satu tahun lalu ada kejadian bunuh diri itu?" Jawabnya.

Lily terdiam, ingin rasanya ia berteriak 'itu gua!!' Tapi untung Lily sangat sabar seluas gurun Sahara.Wanita hamil itu mengangguk, jadi benar ini dunia nyata? Tepat satu tahun setelah dirinya meninggal. Jadi ini semua nyata?!

"Kenapa? Kamu pengen beli apart?"

Sontak Lily menggeleng, namun ide nya muncul. "Aku boleh liat kamar apart yang di buat bunuh diri itu?"

Tampak Lian terdiam, aneh-aneh saja permintaan Lily. Tapi untuk istrinya ia akan melakukan apapun itu. Semoga tidak sawan gitu aja.Lian mengangguk membuat istrinya tersenyum manis.

"Udah? Tidur." Suruh Lian.

Wanita hamil itu mengangguk, Lalu menatap Lian yang akan beranjak. Bukan kah tadi pria itu menyuruh nya untuk tidur?

"Mas mau kemana?" Tanya nya.

Lian menoleh. "Ada kerjaan." Jawab nya. Bisa gila jika ia tidur seranjang dengan Lily walaupun sudah pernah.

Tampak raut wajah Lily sedih membuat pria dengan kolor hitam itu langsung mendekat. Persetanan dengan hasratnya yang penting Lily bahagia.

Lily tersenyum lalu siap untuk tidur. Sedangkan suaminya sedang sibuk menyesuaikan guling. Wanita hamil itu akan tidur menyamping supaya anaknya tidak kegencet.

Tidur miring sambil memeluk guling supaya jika ia tak sadar tiba-tiba tidur tengkurap. Lalu suaminya memeluk dari belakang.

Ah! Lily salting sendiri...

Tampak Lian mulai mengelus perut buncit Lily sambil terus melafalkan mantra supaya ia kuat. Kuat menghadapi cobaan paling sulit.

Tak lain tak bukan Liliana Zilon.

•─────⋅☾⊱ℒ𝒾𝓁𝓎'𝓈⊰☽⋅─────•

Pagi pagi Lily disambut suaminya yang sedang bersiap untuk ke kantor. Lian tampak gagah dengan kemeja hitamnya, entahlah seluruh lemari pria itu penuh hitam.

Lily juga ikut bersiap niatnya ia ingin ikut ke kantor untuk mencari informasi tentang sahabatnya.

Dengan dress biru gelap dan sandal kodok yang tampak lucu. Tak lupa ia mengoleskan lip tint ke bibirnya agar tidak pucat.Setelah itu Lian memboyong Lily untuk turun menuju ruang makan. Ibunya sudah memanggil sedari tadi.

"Lily beneran ikut? Kalau cape bilang mama ya! Nanti mama langsung jemput! Soalnya anak mama ini kalo udah kerja lupa segalanya."

Lily meringis lalu mengangguk lucu, ia menyapa papa mertua nya yang juga tersenyum ke arahnya. Indahnya hidup Lily, dapet suami kaya plus mertuanya yang baik.

"Jangan sampai wanita licik itu membuat kebahagiaan mu sirna son." Bisik Leon.

•─────⋅☾⊱ℒ𝒾𝓁𝓎'𝓈⊰☽⋅─────•

follow akun author ya! biar aku semangat....

ig @wp_nonadelimaa
tt@nonadelim4

mau di buatin au Lian & Lily?

Lily's [REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang