CHAPTER 20

42.6K 2.1K 26
                                    


જ⁀➴ ♡



Bulan telah berganti kini usia kandungan Lily sudah menginjakkan 8 bulan. Namun masih sama dirinya masih dikurung di kamar dengan cat grey gelap itu.Semua tersedia, tidak ada yang kurang sebenarnya. Tapi Lily ingin pergi keluar menemui suaminya.

Selama 1 bulan penuh dirinya dikunci dalam kamar mewah ini. Lily hanya makan, tidur, melamun tanpa melakukan apapun.Tak ada cara lain Lily langsung berdiri dan berlari menuju cermin. Ia hanya ingin bertemu Lian sekarang, jika cara lembut tidak bisa ia akan menggunakan cara kotor.

Tak ada cari lain, Lily melangkah menuju cermin. Tangan kecilnya mengepal siap meninju ke cermin itu, Namun sebelum kepalan tangan Lily meninju kaca pintu telah dibuka dengan kasar.

Benar dugaannya Lian datang dengan wajah panik. Suaminya itu selalu memperhatikan nya lewat kamera yang terpasang di kamar ini."Apa kau bodoh?!" Bentak Lian.

Lantas pria itu langsung dengan sigap menggendong istrinya hingga duduk di tepi kasur miliknya. Lalu menatap dengan tajam wanita yang berada di depannya ini."Apa maumu?!" Sarkas nya.

Jika kalian pikir Lian muak? Nyatanya tidak. Ia hanya ingin tau apa kemauan istrinya itu. Perceraian Lian akan mengabulkannya jika dengan itu Lily bahagia. Tapi Lian hanya ingin Lily melahirkan anaknya terlebih dahulu lalu wanita itu bisa pergi. Apakah susah menunggu?

"Dirimu Lian! Aku hanya ingin dirimu!" Jawab Lily histeris.Diam, hening tanpa suara. Bahkan Lian menahan nafas hingga beberapa detik. Apa yang ia dengar tadi?

Apakah mimpi?! Katakan saja Lian orang yang bodoh dan mudah percaya dengan orang namun hanya dengan Lilyana seorang saja."Apa maksud mu?" Lirih Lian.

Pria itu sudah tidak punya tenaga lagi jika terus di bohongi. Sudah beberapa kali perasaannya di permainan kan hingga sekarang.

lo nya brengsek sih!

Lily langsung memeluk tubuh kekar suaminya. Katakan Lily bodoh karena terus memberi kesempatan untuk pria yang ada di hadapannya ini. Setelah hatinya dilukai beberapa kali.Entah.... Sejak mendapatkan sebuah pesan ia alam bawah kesadaran nya ia merasa Lian selalu berusaha agar bersamanya. Entah dirinya di ujud yang seperti apa itu.

Biarkan mereka menikmati cinta yang terus tertunda. Biarkan mereka bahagia dengan segala yang dibuatnya. Semua orang tidak tahu apa yang dirasakannya itu.

Semua orang pasti akan berkata. Tinggalkan saja jika dirinya terus menyakiti mu. Namun jika hatinya sudah jatuh di orang yang selalu menyakiti bagaimana?

Kita tidak tahu... Tapi kita hanya bisa melihat dan mendengar semua itu.

"Lily aku mencintaimu selamanya."



જ⁀➴ ♡



Detik-detik dimana baby Ly akan melihat dunia tinggal sebentar lagi. Dan Lily bersyukur hubungan nya dengan Lian telah membaik namun sekarang agak canggung.

Seluruh mansion milik Lian susah di upgrade menjadi lebih aman. Dengan sudut-sudut dinding yang dibuat lembut entah dengan apa.Untuk apa? Supaya anak nya tidak terluka.

Lian memang polos bukan? Polos dan bodoh itu beda tipis. Anaknya baru lahir woi?! Mana bisa berkelahi di mansion yang sangat luas ini.

Lily saja belum pernah menjamah seluruh ruangan bergaya modern itu.

Lily's [REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang