10

444 23 0
                                        

~
~
~
~
~

Happy reading <3

Mira pov start

Semburat cahaya matahari berhasil masuk melalui celah-celah jendela kamar. Hangatnya tepat mengenai wajahku yang bahkan belum sepenuhnya sadar dari alam mimpi.
Ditambah bisingnya burung yang saling berkicauan, melengkapi hari dengan mentari dan langit cerah pagi ini.

ughhh

"Jam berapa ni?" aku pun membuka hp ku lalu melihat angka jam yg tertulis di situ

"Oalah baru jam 8, cepat juga ya gw bangun" gumam ku

Aku pun bangun dari kasurnya untuk mengemaskan kasur ku yang berantakan itu. Kemudian aku pun berjalan ke arah cermin panjang yang berada di sebelah kasur ku, aku melihat bahwa mata ku menjadi bengkak akibat menangis semalam.

Huftt

"Dek... kamu kenapa ga pernah bilang sama kita dek" ucap ku sambil menatap ke arah cermin

"Kakak kangen dek...." ucap ku dengan senyum getir yang sedang menahan tangis itu.

Tiba-tiba badan ku bergetar, air mata yang sedari tadi aku tahan akhirnya mengalir dengan derasnya.
Aku menangis sekuat2nya melepaskan kerinduan yang telah tersimpan lama di dalam diriku ini, aku sangat merindui sosok yang ceria itu.

Ia sgt pintar menutupi kesedihan dan kesakitan yang dia alami, sehingga kn aku benar2 berfikir bahwa ia sgt bahagia berada di dunia yang penuh dengan kekejaman ini. Sehinggakn pada suatu hari aku dan saudara2 ku mendapat khabar bahwa dia sudah pun berada di alam yang berbeda, akibat kankernya yang tidak kami ketahui dan yang paling mengejutkan ialah dia turut di buli dengan kejamnya di sekolah oleh siswi2 yang di juluki queen itu merasa bahwa adik ku itu tidak pantas berada di sana di kerna kan adik ku tidak seperti mereka yaitu kaya.

Kami yang mendengar itu pun berasa bercampur aduk ingin menangis,marah,kecewa,menyesal dan berasa bahwa kami ini tidak berjaya menjadi kakak yang baik kepadanya.
Aku pun mengusap mataku apabila mendengar suara ketukan dari luar kamar.

Tok
Tok
Tok

"Opung lu udh bangun belum? Ucap ara dengan sedikit teriak

Lalu aku pun berjalan ke arah pintu dan membukanya.

"Udah2 kenapa?" balas ku dengan suara serak

"Pung kok suara lu kyk habis nangis terus mata lu juga bengkak" tny ara

"Gw gpp, gw mau mandi dulu chika udh bangun? balas ku ingin mengalih kan topik pembicaraan

"Udh, tapi lagi mandi dia" balas ara

"Gw mandi dulu ye" ujar ku kepada ara

Namun baru sahaja aku ingin menutup pintu kembali

"Iye iye, ehh pung ntr ajak anak2 main yuk soalnya chika sama christy mau keluar." ucap ara tiba2

"Kemana emg adik2 mau pergi?" tny ku

"Ga tau, soalnya kata chika sebagai permintaan maaf kerna malam tadi ga kasih si dedek ikut" jelas ara

Aku pun hanya menganggukkan kepala ku sebagai balasan, lalu ara pun pergi kembali ke kamarnya. Aku juga beranjak dari situ pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Mira pov end

Di ruangan keluarga~

"Dedek udh siap belum?" teriak chika kepada christy

The Past (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang