BAB 8

173 23 4
                                    

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Beginilah keseharian Zee jika sedang mengirimi nunew pesan, selalu saja dengan kata-kata gembel,,ehh bukan maksudnya kata-kata gombal 🤭🤭

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Beginilah keseharian Zee jika sedang mengirimi nunew pesan, selalu saja dengan kata-kata gembel,,ehh bukan maksudnya kata-kata gombal 🤭🤭

Nunew sudah tidak bisa menahan detak jantungnya dan juga salah tingkahnya, wajahnya yang sudah merah bagai tomat di saat mahasiswanya ini terus melontarkan kalimat pemanis seperti itu padanya.













Nunew sudah tidak bisa menahan detak jantungnya dan juga salah tingkahnya, wajahnya yang sudah merah bagai tomat di saat mahasiswanya ini terus melontarkan kalimat pemanis seperti itu padanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.





























DOSENKU PACARKUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang