Hidupku itu monoton.
Ibarat sebuah masakan, tak ada bumbu tambahan yang semakin membuatnya enak.
Ibarat sambal, hanya cabai, bawang merah, bawang putih, tomat dan garam. Tidak ada tambahan kaldu jamur atau pun MSG seperti buatan orang lain.
Itu pun, garam yang diberikan selalu tidak pas.
Dan sambal pun terasa hambar.
Atau kadang kala, garamnya terlalu banyak diberikan menjadikan sambal yang asin.Hidupku ibarat seperti jalanan lurus tanpa belokan namun kau akan menemukan sisi-sisi jalanannya yang rusak.
Menunggu perbaikan yang entah kapan dilakukan.
Atau dibiarkan ia begitu saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lost in Thoughts
Non-Fiction[Sesuatu di pikiran]] i wish i can i should, i shouldn't if i could i might be