Sebulan setelah acara lamaran di Bali,hari ini Rony dikampus Salma, menemani gadis itu yang sedang menghadapi sidang skripsi.Sejak tadi banyak mahasiswi ISI yang menatap kearah nya.Saat ini laki-laki itu duduk didepan ruang sidang dengan tatapan fokus kearah benda pipih didepannya.
"Luh tau gak sih tuh cowok jurusan apa?kok gue kayak baru liat yah?".
"Mana gue tau,kenal aja gak".
"Samperin aja sih,cakep tau".
"Gue rasa dia mahasiswa kupu-kupu deh kayak si Salma".
"Luh aja kenal Salma ege!".
"Yaa ini berarti lebih kupu-kupu dari si Salma".
Suara bisik-bisik itu terdengar jelas dari segerombolan perempuan yang duduk tidak jauh dari tempat Rony saat ini.Laki-laki itu tidak perduli,dia masih fokus membaca laporan yang dikirimkan Randy pagi ini.
"Kak Rony!!".Suara teriakan Nabila membuat semua mata tertuju pada gadis itu.
"Itu bukannya Nabila anak semester dua yah?".
"Lah,iya itu.Kakaknya kali yah?".
"Bukan deh kayaknya".
"Emang Luh kenal keluarganya?".
"Enggak sih".
Nabila sempat menoleh kearah segerombolan mahasiswi itu,dia menunduk,memberikan senyum ramah untuk menyapa.
"Mba Ana belum selesai?".Tanya Nabila yang sudah duduk disamping Rony.
"Belum dek,bentar lagi kayaknya".
Bertepatan dengan itu pintu ruang sidang terbuka,dan menampilkan wajah Salma dengan senyum leganya. Rony dan Nabila segera beranjak dari duduknya.
"Gimana mba?".Tanya Nabila dengan menarik tangan Salma agar mendekat.
"Alhamdulillah,Nab...akhirnya".Lirih Salma dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
"Selamat mba..".Nabila memeluk Salma penuh haru.
Rony mengulurkan tangannya untuk mengusap kepala Salma.Senyuman hangatnya membuat gadis itu makin menunjukan raut sedihnya.Tangan kanan Rony terangkat,menyambut pelukan dari Salma.Tanpa menunggu lama gadis itu berpindah kedalam dekapannya.
"Selamat yah?".Bisiknya ditelinga Salma.
"Makasih yank...".Isak tangis Salma mulai terdengar.
"Mau hadiah apa?".Rony mengurai pelukannya,mengusap pipi Salma yang basah.
Salma masih diam,gadis itu tampak sedang memikirkan hadiah apa yang ingin dia minta dari kekasihnya.
"Nanti aja deh aku pikirin dulu,lagi mau es cream...".Rengeknya dengan tatapan memohon.
Salma selalu berhasil membuat Rony gemas,tanpa aba-aba Rony memberi kan kecupan di pipi Salma.Mata gadis itu membulat,bukan hanya Salma, Nabila dan semua mahasiswi yang sejak tadi memperhatikan interaksi mereka juga ikut kaget dibuatnya.
"Awwss!sakit yank...".Rony mengusap bekas cubitan Salma diperutnya.
"Banyak orang Rony...".Bentaknya dengan suara tertahan,gadis itu menunduk menahan malu.
Bukannya kapok Rony malah terkekeh dan mencium sekali lagi pipi Salma.
"Kak!".Kali ini Nabila yang berteriak, wajahnya menahan kesal.Bisa-bisa nya laki-laki itu melupakan gadis yang sejak tadi menyaksikan kelaku an mesum kakaknya.
"Maaf dek".Salma buru-buru melepas pelukan Rony,dia beralih merangkul pundak Nabila.
Rony makin dibuat tertawa melihat wajah kedua perempuan itu,dia bahkan tidak perduli dengan tatapan tajam yang mereka tunjukkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Pertama [End]
Teen FictionHayy genk... Kita ketemu sama cerita baru aja yah? kita bikin salmon era bucin fersi halunya lebih ugal-ugalan,tapi kali ini Salma yang mau gw bikin cegil🤭🫰🏻 Selamat membaca dan selamat berhalu ria💙😘 💙💙💙💙 Sebenarnya ini gw ambil dari pengal...
![Cinta Pertama [End]](https://img.wattpad.com/cover/376860689-64-k770734.jpg)