Matahari muncul sangat terik diatas kepala yang mana membuat semua orang akan mengeluh untuk bekerja dan menjalankan aktifitasnya
Tapi tidak dengan Viona, ia tetap melanjutkan aktifitasnya untuk pergi kekampus walaupun matahari berada tepat diatas kepala. Dimana semua orang menggunakan mobil untuk berangkat kekampus sedangkan ia hanya menggunakan motor untuk menepuh perjalanan itu.
Setelah menempuh perjalanan hingga beberapa menit, viona sampai di parkiran kampus. Ia segera menyusuri jalan lorong lorong kampus untuk sampai di kelas dengan matkul b.inggrisnya hari ini. Oh iya viona merupakan mahasiswi satra Inggris yang masih berada di semester 3.
Vania memang gadis yang pendiam, tetapi ia masih memiliki teman setidaknya 2 orang, yaitu bernama Tania dan Prita. Mereka adalah teman teman terbaik yang aku miliki hingga sampai detik ini. Aku duduk disamping mereka dan duduk di barisan tengah, kami sesekali bercerita Hingga.......
Tak...
Tak....
Takk...
Takk..
Ya benar itu merupakan bunyi suara sepatu pantofel yang bertanda kan bahwa dosen pengampu sudah masuk ke dalam kelas. Ya dosen itu sudah tua dan didampingi oleh 2 asisten yang masih sangat muda dan cantik.
" Selamat pagi saudara sekalian " . Ucap dosen tersebut diiringi senyuman hangat, siapapun tahu bahwa dosen tersebut sangat baik dan hangat.
" Selamat pagi prof " . Ucap kami serentak
"Ya, silahkan yang tampil untuk presentasi hari ini ke depan ". Perintah prof tersebut. Dan teman yang tampil hari ini pun langsung berjalan kedepan dan siap untuk tampil. Semua orang sibuk mendengarkan dan memcatat hal yang sangat penting dari hasil yang disampaikan kelompok saat itu.
" Baik sekian hasil presentasi kami hari ini, apakah dari rekan rekan saya semuanya ada yang ingin ditanyakan boleh mengajukan tangan. " . Ucap kelompok seraya melihat kami satu persatu. Disaat viona ingin mengangkat tangan untuk bertanya aku bahkan sudah di lempar kertas dan di pelototi oleh teman sekelas ku itu, dan ia kelihatan marah dan menyuruhku untuk diam saja.
" Hahh " . Ucap viona sambil menghela nafas, saat itu juga temanku Tania dan Prita langsung mengusap punggungku seraya berkata
" Tidak apa viona, lebih baik diam saja daripada kamu tambah dipermalukan ketika prof keluar. " Ucap Tania sambil berbisik karena takut kedengaran oleh prof dan viona hanya mengangguk anggukkan kepalanya saja. Disaat itu aku hanya melihat orang yang dibolehkan dan bebas saja dalam bertanya
" Kapan aku bisa menyampaikan suaraku " batin viona,
Jam sudah menunjukkan pukuk 3 yang menandakan bahwa jam prof sudah selesai, kami pun bersiap siap untuk keluar untuk pulang, namun disaat viona ingin memasukkan peralatannya kedalam tas, tangannya udah ditarik berdiri oleh seseorang.
" Heh ini orang sok banget, mana caper lagi ke prof . Ucap salah satu gadis yang tampil tadi kita sebut saja namanya syela
" Aku bukanya caper, aku hanya menanyakan apa yang tidak aku mengerti dalam penampilan kalian tadi. " Ucap viona pelan dan lembut
" Eh Lo disini ngk guna ya, ngk usah pakai tanya tanya segala bilang aja loo mau caper, mana pakaian biasa aja lagi, mau caper ke siapa Lo dengan pakaian Kumal kayak gini, Lo itu hanya sampah yang menumpang di kelas kamu sialan . " Ucap syela sambil mendorong viona dengan keras sampai terjatuh kelantai yang mana membuat semua kelas menjadi tertawa terbahak-bahak karena melihat viona yang kesakitan menyentuh lantai.
" Syela apa yang kamu lakukan . " Teriak Prita yang langsung menolong viona
" Tentu saja membasmi kuman disini hahahaha. " Tawa syela dan itu semakin membuat Prita marah dan balik mendorong syela seperti yang dilakukannya kepada viona.
" Sialan, apa yang kau lakukan ha " marah syela
" Itu balasan karena kau sudah mendorong temanku. "Ucap Prita dan langsung memperingati bahwa syela harus bersikap seperti layaknya orang biasa bukan menjadi orang yang tidak berakhlak sama sekali. Dan juga Prita dan Tania langsung pergi saja dari kelasnys
KAMU SEDANG MEMBACA
butiran butiran
Short StoryJalan kehidupan memang tak semulus yang dipikirkan. Ada kalanya seseorang tidak bisa mempunyai jalan semulus itu untuk mencapai kebahagiaan. Begitupun dengan seseorang gadis bernama viona, seorang wanita yang polos dan penyendiri yang sering diremeh...
