Bab 15 - Berpisah?

1K 56 3
                                    

↷✦; w e l c o m e ❞

𝐇𝐚𝐢 𝐇𝐚𝐢, 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐤𝐞 𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐤𝐮
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐦𝐚𝐦𝐩𝐢𝐫 𝐝𝐢 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐤𝐮 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐨𝐤𝐞𝐲 ♡

𝐇𝐑𝐔𝐒 𝐅𝐎𝐋𝐕𝐎𝐓𝐌𝐄𝐍 𝐎𝐊𝐄 𝐏𝐀𝐑𝐀 𝐀𝐘𝐀𝐍𝐆𝐊𝐔 ♡

𝐓𝐚𝐧𝐝𝐚𝐢𝐧 𝐭𝐲𝐩𝐨 𝐲𝐠𝐲!!

AYO RAMEIN PART NYA!!

Maaf ya seng baru up, karena Cici lagi sibuk-sibuknya di rl dan ya Cici usahakan satu bab, mksih yg udah mampir seng ❤️🥰

☠︎ 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 ☠︎

𓆡𓆝𓆞𓆟𓆜𓆛

' cantik, kau milikku sekarang juga, ' batin ?.

" om tante, nanti aja bahas nya soalnya kita lagi libulan, " ucap ara membuka suara nya dengan suara cadelnya.

" yasudah, nanti gue ke rumah lo ya lis, " timpal rose kikuk sendiri, apalagi anak sahabat nya seperti tidak menyukai kehadirannya.

" baiklah, lain kali kita bertemu lagi, " sambung ibu nana sambil menatap curiga pada sahabat dulu mereka juga.

" iya, " Kemudian mereka berdua pergi begitu saja, berbeda sama putra nya bermaksud berkenalan sama ara.

" hey kamu, perkenalkan nama ku Arseno Erlangga, " sapa seno pada ara, dan ara menerima perkenalan nya.

" Alabella Adelia Lolenzo panggilnya ala aja, " sapa ara lagi dan tersenyum manis, membuat seno semakin yakin kalau orang di depannya adalah miliknya.

" ayo nak pulang, " ajak rose pada putra nya malah Berkenalan sama putri sahabat nya.

" iya mom, " jawab seno lalu ia melanjutkan ucapannya.

" ara, aku pulang dulu ya kalau bisa nanti kita ketemuan lagi, " lanjut seno, langsung di setujui oleh nya.

Kapan lagi kan, ara punya sahabat laki-laki tiga karena laska dan langit juga sudah bersahabatan dan sekarang ada yang mau berteman dengannya.

" iya kapan-kapan kita beltemu lagi, " jawab ara singkat tak lupa ia tersenyum manis membuat seno semakin terpesona.

Memang ya pesonanya ara gak main-main, laska dan langit melihat itupun protes karena bertambah lagi untuk di jadikan sahabat mereka.

" ara kenapa sih ajak dia, " protes laska tak percaya.

" iya ra, gimana kalau dia tuh malah suka sama kamu?, " timpal langit bertanya pada ara.

" ya gak papa lah kalau suka sama aku, belalti dia telpesona sama aku, wlek, " melet ara terlihat menggemaskan di mata mereka, setelah keluarga rose sudah pergi.

" sudah-sudah, sekarang kita bermain sepuas-puasnya, " seru mommy lisa pada mereka dan meleraikan nya.

" wahh ayo laska ayo angit, " seru ara sekarang terlihat bersemangat dan mengajak sahabat nya bermain bersama.

Berbeda sama para ibu-ibu dan para bapak-bapak sekarang sedang berenang, kecuali ara dan dua sahabat tentu nya karena mereka bertiga bermain pasir terdahulu.

" bosan, kita main kejal-kejalan yok, " ajak ara pada mereka berdua juga sudah mulai bosan.

" iya ayo, kita hitung dari tiga sampai satu ya, " timpal langit mengintruksikan nya dan langsung di angguki oleh mereka berdua.

I'm Baby Arrabelle Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang