kini usia anak anak shaka dan aisha sudah 3 tahun, mereka mulai belajar bicara dan makan makanan sehat, di rumah mereka yang nyaman, ada affan yg sedang bermain robot dan shakil ada di sebelah affan. shila? shila bermain sendiri, karena dia tak suka robot kata nyaa "jelek, cila enggak cuka"
disini aisha dan shaka membuat makanan untuk anak anak nya, mereka sangat siap ya menjadi orang tua.
di saat aisha ingin merebus ikan salmon, dia melihat shila ingin keluar, kemudian aisha berlari kecil untuk menghalangin anak nya itu keluar.
"shilaa, jangan keluarr" lalu menggendong shila dan menaruh nya di sofa, dan menutup pintu.
shaka yang melihat itu hanya tersenyum tipis, dan menyiapkan piring kecil untuk menaruh makanan.
kini ke 2 laki laki yang masi bayi itu bosan, lalu merangkak ke arah orang tua nya, shaka yg menyadari itu langsung menggendong ke dua anak nya, "nanti ya jagoan abbi, abbi lagi masak buat kalian. tuh kalian nonton tv saja sama adik kalian tuh"
lalu shaka menaruh mereka di sofa, sama seperti shila. shila hanyak menatap shaka sebentar, lalu memalingkan wajah nya, dan menatap tv yg menampilkan kartun sebuah upin ipin.
shaka melihat itu ingin sekali menyubit pipi anak perempaunnya, karena mirip sekali dengan istri nya.
"heii, makanan sudahh siappp" ucap aisha sangat gembira
melihat itu shaka membantu untuk membawa makanan, dan minum. "bunda suapin affan dulu, abbi suapin shakil sama shila.."
"berdoa dulu ya, gimana doa mau makan."
shaka menjawab "allahumma bariklana fimma radza'tana waqina adza bannar, aamiin"
"yeeey, boleh makannn" jawab aisha gembira, lalu menyuapkan 1 sendok makanan sudah jadi
ke affan, affan yang melihat itu hanya membuka mulut dan menerima makanan yang di kasi bunda nya
dalam 1 suap muka affan sedikit berbeda, lalu kembali lagi ke semula, hanya mendeskripsi makanan nya.. "enak affan?" tanya aisha
affan hanya melihat bunda nya lalu meraih piring di tangan bunda dan mengobrak abrik makanan, setelah tangan belepotan, dia mejilati tangan yang terkena makanan.
melihat itu shaka tersenyum dan berpindah di hadapan shaka, aisha? aisha hanya menatap putra nya dan anak anak nya "oh affan mau makan sendiri nak?, tapi ga boleh begitu cara nya. itu mubazir makanan sayang, tidak boleh seperti itu ya affan. nanti bunda capek beresin nya, sudah bikin makanan buat affan, terus menuci piring, dan beresin lantai yang terkena makanan. affan tidak boleh seperti itu lagi ya?" memberi tau anak nya sangat halus, shaka.
dia ingin marah, tapi aisha saja tidak pernah memarahi anak anak nya, membuat shaka jadi ragu untuk marah.
kedua anak nya itu hanya melihat kakak nya yang sedang di omeli dengan abbi nya, membuat mereka menciut dan hanya diam, dan berpindah pandangan dengan layar tv.
"sudah sudah, bunda ambilin makanan lagi ya buat affan" affan hanya mengangguk, dia sedang mencerna kata kata abbi nya tadii..
●●●
selesai mereka memberi makan anak anak nya, dan berniat untuk mencuci piring, tapi hp aisha berbunyi
drt...
drt..
"mas tolong dong, itu hp aku siapa yang chatt!"
"iya"
shaka kemudian membuka layar hp aisha, melihat abbi nya mengajak bertemu, dan membawa anak nya dan suami nya, melihat itu shaka tersenyum dan membalas chat nya.
"sayang, ini abbi kamu chat kalo ngajak ketemuan di rumah nya"
"hah, ohh yaudahhh habiss inii!"
setelah beberapa menit, mereka bersiap siap untuk ke rumah abbi aisha, dan mereka ngurusin anak nya dulu, baru mereka.
"tumben ya abbi ngajak ketemu, kenapa ya"
"mungkin kangen, sama kamu sayang" ucap shaka lembit sambil mendadani shila putri nya
aisha hanya menghempuskan nafas, dan kembali mendandani kedua putra nya
●●●°
mereka ber 5 sudah sampai di rumah aisha, aisha sangat senang sekali. akhir nya dia pulang, sudah lama tidak pulang di rumah sendiri..
"mas, tapi kok rame banget ya banyak mobil ada 3.."
ucap aisha heran
"ada tamu paling, udah yuk masuk" sambil menggendong putri nya shila, dan aiaha mendorong 1 stoler tapi ada 2 bayi, stoler modern yg ada 2 tempat.
"assalamualaikum" ucap aisha dan shaka bebarengan
dan ada tamu tamu di sama menjawab salam juga
"waalaikumsalam, aishaaaa anak abbiii" ummi nya juga menghampiri nya
"abbi ummi, aisha kangen banget"
"samaa sayang, yaudah ayok duduk dulu, anak kalian biar umi sama abbi yang gendong
"tapi shila biar sama shaka dulu ya ummi, shila lagi tidur, erat banget meluk nya"
ummi tersenyum dan mengangguk
abil, adik laki laki aisha. menghampiri kakak nya dan memeluk nya
"kakak!"
abil sudah unur 17 tahun beda 4 tahun dengan aisha
"eh adik kakak, udah ganteng banget"
"sekarang kakak liat, abil tinggi! kaka pendek"
"ASEM YA"
sepupu laki laki abil angkat suara, "bil lo kalo di sini tengil di pondok abbah gue lo dingin"
"suka suka gue"
"kak aisha, kakak abil banyak yang suka" ucap anak kcil umur 5 taun, yaitu anak athala. kakak aisha
ummi berbisik kepada aisha, "itu anak kakak kamu"
aisha hanya mengangguk saja.
shaka melihat itu langsung berbicara pelan kepada istri nya, "udah gapapa kalau ga inget, ga usah di paksa sayang, tapi itu bener kok. dia kakak kamu"
"iya, aku udah inget kok mas"
ok ak males ngetik, assalamualaikum.. jangan luoa vote yh makasih......😏
KAMU SEDANG MEMBACA
IJABAH CINTA (on going)
General Fictionbagaimana perasaan seorang gadis dan terkenal nakal nya , dinikahi seorang gus yang ganteng+dingin+galak+ dan terkenal juga suka menghukum santri yang melanggar aturan gadis barbar bernama aisha humaira faradiba salsabilla gus yang dingin bernama ar...
