25 [END]

6.8K 225 30
                                        

Mark masih setia berada di samping ranjang taeyong, berharap bubunya segera bangun

Setelah perpisahan yang mengharukan itu, Renjun langsung pamit untuk pergi ke bandara

Mark pun memaksa Donghyuck untuk menghantarkannya, mark berpikir mungkin renjun dan donghyuck bisa bersama sebentar lagi, mengingat mereka menjalin hubungan 3 tahun, pasti tidak mudah untuk langsung berpisah begitu saja

Fokus melamun, mark merasakan tangan taeyong yang ia genggam bergerak

"Bubu? Bubu?"

Jaehyun yang awalnya tengah fokus dengan handphone nya saat melihat mark yang sedikit panik ia langsung menatap ke sang anak dan istrinya

"Mark? Ada apa?" Tanya jaehyun

"Appa, aku merasakan tangan bubu bergerak" ucap mark bahagia

"Appa akan panggilkan dokter" ucap jaehyun berjalan keluar ruangan

"Bubu, ini mark bu" ucap Mark semakin senang saat bubunya mulai membuka mata

Dokter pun masuk ke ruangan ICU dan langsung memeriksanya

"Pasien telah melewati masa komanya, setelah ini akan kami pindahkan ke ruang rawat inap" ucap dokter setelah memeriksa taeyong

"Baik dokter, terima kasih" ucap jaehyun

Dokter pun mengangguk dan pergi dari ruangan itu

Taeyong melihat mark dan jaehyun bergantian dengan wajah sayunya

Tangan nya yang di genggam mark ia lepaskan secara perlahan, dengan susah payah ia mengelus rambut mark dan mencoba tersenyum

Taeyong kembali mengingat ucapan Sena saat ia akan di siksa, kemudian ia menatap Jaehyun

"Jae.." ucap taeyong lirih

"Iya sayang, aku disini. Terima kasih tuhan telah memberi saya kesempatan sekali lagi" ucap Jaehyun tersenyum sambil mengelus rambut taeyong

***

Malam hari, Taeyong telah dipindahkan ke ruang inap VVIP. Ruangan yang sama dengan yang dipakai mark sebelumnya

Tangan mark tak pernah ia lepasnya dari genggaman taeyong, seolah dirinya tidak ingin berpisah dengan taeyong untuk kedua kalinya

Dan disinilah, Keluarga Seo (kec. Hendery) dan Keluarga Jung (kec. Jeno) berkumpul

"Jadi daddy menjodohkan ku dengan mark karena permintaan dari appa jaehyun?" Tanya donghyuck

Ia masih mencerna semua yang diceritakan oleh appa dan juga daddynya

"Iya, sebenarnya.. Saya selalu memantau mark dan Taeyong setelah mereka keluar dari rumah. Saat itulah saya tau bahwa mark sedang kekurangan uang untuk biaya pengobatan taeyong, saya lalu meminta Johnny seolah membantu pengobatan taeyong dan meminta nya juga untuk menjodohkan mark dengan mu, donghyuck, Agar kamu bisa menjaga mark" jelas jaehyun panjang lebar

Mark yang sedari tadi diam mulai membuka mulutnya
"Jadi semua ini sudah direncanakan?"

"Bisa dibilang begitu" ucap Johnny

"Masalah appa yang tiba tiba menceraikan bubu?"

"A untuk itu.. sebenarnya dari jauh jauh hari appa tau bahwa Sena telah melakukan penggelapan dana perusahaan dan mencoba menyabotase kerja sama perusahaan appa dan perusahaan luar.
Tapi saat itu appa belum ada bukti dan appa tau Sena akan mencelakai taeyong untuk merebut posisi nyonya jung, Maka dengan terpaksa appa mengambil jalan ini agar Taeyong baik baik saja setelah tidak memiliki hubungan dengan appa, tapi ternyata ia masih berani berbuat nekat. Appa.. minta maaf ya"

Hate to Love [DongMark] REVISITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang