-Happy reading-
·----------·
****
"Jeng! Jeng! jeeeng!!"
"Bukan cuma toro yang berhasil!! aku juga berhasil bikin cookies cokelat looh~!" Ucap seorang gadis berhijab dan berhoodie merah sembari mengangkat kotak bekal berwarna pink yang berisikan camilan cookies. siapa lagi gadis tersebut jika bukan Amu!
"""SELAMAT AMU!!"""
Prok
Prok..
prok~
ucap para kawan-kawan yang berkumpul di sekitar amu dan bertepuk tangan menyelamati, sedangkan sho tepuk jari
"Hehe~.. ini ajaran [Name] Looh~ walaupun aku cuma ngeliatin cara bikin nya terus bikin sendiri, pasti enak ko!~" ucap amu seraya tersenyum lebar lalu melanjutkan perkataannya dengan perkataan baru,
"Siapa yang mau coba?"
setelah ucapan itu terlontar dari mulut mungil amu sontak Sho, kiki, dan upi pun berlari menjauh. sedangkan toro dan [name] hanya berdiam diri di tempat
"KALIAN INI SEBENAR NYA NGEDUKUNG AKU ATAU NGGA SIH!!?"Teriak amu di hadapan mereka bertiga, sedangkan mereka bertiga hanya tersenyum canggung kecuali sho yang memelet kan lidah nya,
"SINI COBAIN DIKIT MASAKAN KU!"~Amu
"Ogah, masakan mu gak enak!"- Ucap sho sembari memperagakan muntah dan menggerakkan tangan nya mengusir
"kalau makan masakan mu nanti usus buntu ku makin parah~"- ucap upi sembari memeletkan lidah nya dan mengedipkan satu mata nya, dengan kedua jari di masing-masing tangan yang menyentuh pipi nya sendiri
"Aku mau, tapi Ijab Qobul dulu" Ucap kiki sembari memegangi Cincin terbuat dari segel tutup botol dan memakai jas hitam yang entah dari mana datang nya dengan bunga mawar di saku atas nya
"AH COBAIN DULU, YANG SEKARANG NGGAK BURUK-BURUK AMAT KOK!!" Teriak amu dengan kesal
"Ututututuu.. gak percaya~" ucap upi meledek gadis mungil itu dengan kiki. sedangkan terlihat toro yang ingin mencoba cookies buatan amu tetapi di larang oleh sho,
"Jangan dimakan, nanti masuk isekai"
sedangkan [name] hanya duduk diam di samping toro sembari melihat mereka bertiga yang masih sahut menyahut dengan berteriak. bahkan toro yang tadi nya ingin mencoba pun jadi tidak ingin karena keberisikan bocah-bocah itu dan hanya menatap mereka bersama dengan sho
"Hm.. emang cookies nya kenapa? enak-enak aja keliatan nya. kasihan amu, padahal makanan buatan nya keliatan enak-enak aja tapi malah gak ada yang mau makan"- ucap [name] di dalam hati.
[name] menatap bekal berisikan cookies cokelat buatan amu yang ia ajari kemarin dengan bingung karena memang kelihatan nya makanan ini terlihat enak tapi mengapa mereka melarang nya untuk memakan makanan ini? apa beracun? ah... [name] kan kebal, waktu dulu saja ia pernah di gigit oleh ular walaupun ular itu ia gigit balik sampai tewas
"mumpung perut lagi keroncongan, lumayan kan makanan gratis~ kalo ada efek samping palingan cuma keras cookies nya"
tangan nya terangkat perlahan mengambil satu cookies dari bekal itu dan langsung memakannya dengan sekali gigit, tanpa mereka berlima sadari kini [name] jusrtu memakan lahab cookies itu sampai bekal tersebut pun hanya tinggal berisi 4 cookies.
entah apa yang akan terjadi pada [name] nanti ia hanya akan memberikan tanggung jawab itu kepada diri nya di masa depan beberapa jam nanti, namun darah segar pun langsung mengalir keluar dari hidung nya karena merasakan rasa...... sesuatu di perut nya.
tanpa toro, sho, kiki, upi, dan amu sadari [name] telah menghilang. bukan menghilang melainkan jatuh tewas di tanah dengan bibir hidung yang mengeluarkan darah dan bibir mengeluarkan busa. oke, tentang [name] biarkan diri nya di masa depan beberapa jam nanti mengurus diri nya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐏𝐑𝐎𝐌𝐈𝐒𝐄?🌹 || 𝐖𝐄𝐄!! 𝐗 𝐑𝐄𝐀𝐃𝐄𝐑𝐒
ФанфикшнOrang-orang selalu menganggap jika masa-masa remaja itu menyenangkan tapi tidak bagi [name]... masa yang biasa saja bagi seorang [name] tapi masa itu berubah setelah dia bertemu dengan segerombolan orang-orang 'bermasalah', cuman satu yang waras...
