"Bun,kak Zee dimana"tanya Adel
"ibun juga ngga tau,udah malem gini belum pulang,tadi emangnya izin ke kamu gimana"ucap Shani
"izin nya mau kumpul sama temen² nya Bun,terus pulang nya jam 9,ini udah jam 10 belum pulang juga "ucap Adel
"Adel mau cari kak Zee aja ya Bun"ucap Adel
"jangan, bahaya Del udah malam,apalagi di luar hujan"ucap Shani
"tapi Bun..Adel khawatir sama kak Zee,takut nya doa kenapa²"ucap Adel
"ibun suruh mamah buat cari Zee aja ya,Del..ini udah malam"ucap Shani
"mamah sekarang dimana"tanya Adel
"di luar"ucap Shani
"aku ikut mamah cari kak Zee ya Bun"ucap Adel
"yaudah, karena sama mamah..jadi kamu bisa aman"ucap Shani
Adel kembali ke kamar dan mengambil jaket nya
"bunda cari mamih dulu ya sayang "ucap Adel sambil mencium pipi anaknya yang sedang tertidur dengan pulas
"Bun aku titip Zean ya"ucap Adel
"iya "
...
"tadi Zee izinnya ke mana Del"tanya Gracia
"izin nya ke cafe sama temennya "ucap Adel
Gracia langsung ke cafe biasanya Zee nongkrong
"itu dia Del, samperin sama"ucap Gracia
Adel menghampiri Zee yang sedang bersama temannya
"Zee"
"a-adel"
"kok ngga pulang²,tadi katanya sampai jam 9 doang,ini udah jam 10 kak"ucap Adel
"aku lupa,aku juga nggak lihat jam"ucap Zee lalu berdiri
"pulang sekarang "ucap Zee
"iya"
"guys gue pulang ya"ucap Zee
"yaelah ngga asik bngt Lo,Zee"ucap oniel dan langsung mendapat tatapan tajam dari Adel
"waduh,salah lagi Lo Niel hahaha"ucap Ashel
....
"istirahat sana"ucap Gracia
"iya mah"ucap Zee dan langsung membuntuti Adel menuju ke kamar
dikamar
"tadi sengaja ngga lihat HP apa gimana,atau kamu tadi udah tau kalau udah jam 9 terus kamu ngerasa kurang main nya,terus kamu lanjutin main nya "ucap Adel
"ssstt..Zean lagi tidur, jangan keras keras ya"ucap Zee
"ngga usah ngelak,jawab pertanyaan aku tadi atau kamu tidur diluar "ucap Adel
"aku tadi beneran ngga lihat HP lho yang..aku mau lihat HP juga percuma, HP aku lowbat"ucap Zee
"pinter ya sekarang cari alasan nya "ucap Adel
"aku udah jujur lho,aku ngga bohong"ucap Zee
"sini lihat HP kamu"ucap Adel
Zee memberikan HP nya ke Adel
"ini nyala,bohong kan kamu"ucap Adel
"tadi udah aku charger di cafe,aku pinjam charger punya Freya "ucap Zee
"apalagi alasannya "ucap Adel
"itu bukan alasan,kalau kamu ngga percaya yaudah "ucap Zee
"kok kamu yang marah sih jadinya "ucap Adel
"kamu yang ngga percaya,aku tadi udah jujur,aku ngga bohong tadi,kamu malah ngatain bohong lah,alasan aku lah,sekarang yang mancing duluan siapa kamu kan"ucap Zee yang mulai emosi juga
"yang mancing duluan kamu,yang buat aku marah kamu,salah kamu udah tau HP lowbat nggak di charger dari rumah aja"ucap Adel
"HP aku lowbat nya pas disana ya,kamu pikir HP aku lowbat nya pas dirumah"ucap Zee
"emang iya kan,itu kamu sengaja biar kamu bisa main lebih lama sama temen kamu"ucap Adel
"oke terserah kamu bilang apa, ga peduli,mau kamu bilang aku bohong, sengaja, lupa, apapun aku ngga peduli"ucap Zee
"ohh kamu marah sama aku"ucap Adel
"iya, kenapa? ngga terima,kamu duluan ya tang marah,terus Karena kamu istri aku jadi kamu doang yang boleh marah,aku ngga,gitu?aku juga bisa marah,kamu jangan seenaknya Del,kamu kira dirumah tangga yang boleh marah itu cuma istri nya doang, ngga Del"ucap Zee
"kok kamu gitu sih sekarang,berani marahin aku,kamu dulu bilang ngga akan marahin aku,sekarang kenyataan nya apa"ucap Adel
"kalau kamu ngga mulai duluan aku ngga marah Del,kamu marah ngga papa,tapi jangan sampai kayak gitu lagi,bisa bisanya kamu ngga percaya sama aku,padahal aku ngga bohong,siapa yang ngga kesel orang jujur dikatain bohong,ucapan aku tadi dikatain alasan"ucap Zee
"terserah kamu mau apa sekarang,kamu marah sama aku,marah aja"ucap Zee
Adel diam sambil menatap Zee
seharusnya dia tidak marah ke Zee,dan dia tidak seharusnya berkata seperti itu tadi ke Zee, seharusnya juga dia percaya apa yang Zee bilang
Zee keluar kamar dan meninggalkan Adel di kamar bersama Zean
"kak Zee.."
"hiks gue kenapa ngga percaya sama dia tadi..kenapa gue bilang dia bohong padahal aslinya dia jujur hiks"
Adel menutup pintu kamar dan berbaring di kasur sambil memeluk guling nya,air matanya masih mengalir walaupun dia sudah tertidur
02.00
Zee masuk kekamar dan melihat Adel sudah tertidur pulas sambil memeluk guling nya membelakangi pintu
Zee berbaring di samping Adel dan mengusap kepala Adel
dia melihat mata Adel sembab,dia habis menangis?pikir Zee,Zee mencium kening Adel dan berbaring disampingnya
Adel merasa ada yang berbaring disampingnya pun bangun dan melihat itu adalah Zee
"kak Zee hiks.."Adel langsung memeluk Zee erat dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Zee
"maafin aku,aku kebawa emosi hiks "ucap Adel Deng suara pelan
"ngga papa,aku juga udah minta maaf udah marahin kamu tadi"ucap Zee sambil mengelus kepala Adel
"kamu ngga usah minta maaf,aku yang salah, seharusnya aku percaya sama kamu,tapi aku malah ngira kamu bohong"ucap Adel sambil terus menangis
"udah..cup cup,aku juga salah, seharusnya aku bisa lihat jam di cafe tadi,tapi aku lupa kalau ada jam di cafe "ucap Zee
Zee melepas pelukan Adel dan ia dalan melihat wajah Adel sekarang
"utututu sampai sembab gini,udah ngga papa.. ngga usah nangis sayang..aku udah ngga marah sama kamu"ucap Zee
"hiks k-ksmuu ta-di ser-em marah n-ya hiks "ucap Adel
"Zizi nyeremin ya, maaf deh maaf,Zizi ngga bakal gitu lagi"ucap Zee
"huaaaa Zizi.. maaf hiks "ucap Adel
"iya iya.. cup cup.."
Zee mencium bibir Adel
"tidur lagi ya"ucap Zee
KAMU SEDANG MEMBACA
Eternal love(END)
Genç Kurgu"with you forever" "Do not leave me" "It won't be a shame" ~🌹 mengandung 🔞 ~🌹 bocil skip aja ya 🤍simak terus cerita ini sampai end ya guys 🤍 Happy reading everyone, I hope you like my work
