' Didalam hutan yang lebat terdapat 6 remaja satu remaja yang memakai pakaian berwarna kuning'
" Ini adalah tantangan Game yang terakhir, yang kalian perlukan untuk menyelesaikan tantangan terakhir kalian hanya perlu keluar dari hutan ini sebelum Pajar atau sebelum matahari terbit" ucap Ochobot sambil menjelaskan nya.
" Sebelum itu aku ingin bertanya di dalam hutan ini apa ada mahluk selain kita di hutan ini tidak mungkin kan kalau kami dengan mudahnya keluar dari hutan ini pasti ada halangannya ." tanya Solar kepada Ocohbot ia tak mau lagi kejadian yang waktu itu terjadi.
" benar bukan hanya kalian saja yang ada di hutan ini ada beberapa mahluk penjaga hutan ini yang kalian harus hadapi agar bisa keluar dari hutan ini aku ingin memberi tau kalian selama kalian berada di hutan ini kalian dilarang berpencar selamat bermain kejar-kejaran dan petak umpet para pemain." ujar Ocohbot setelah itu ia pun pergi meninggalkan mereka berenam.
Setelah Ochobot pergi Hali menghampiri Blaze ia langsung menarik kera baju Blaze.
" INI SALAH MU DASAR BAJINGAN KALAU SAJA KAU TIDAK BERTINDAK GEGABAH GEMPA MASIH HIDUP ." jerit Hali sambil menarik kuat kera baju Blaze.
" a..ku ta.... u aku sa... lah ja.... di aku m... ohon .... aku ... min... ta... Maaf ." ucap Blaze dengan susah payah berbicara karena Hali dengan kuat menarik kera baju Blaze.
" sudah Hali ini sudah terjadi jadi jangan diungkit lagi Gempa tiada itu memang sudah takdir jadi jangan menyalakan Blaze ." ucap Taufan mencoba agar Hali mau melepaskan tangan nya dari kera baju Blaze.
" Ini semua salah nya dia fan kalau saja ia tidak mesangkut paut kita dalam game ini mungkin ini tidak terjadi ." Jerit Hali sambil menunjuk ke arah Blaze .
" Aku tau Blaze salah tapi ia tidak tau kalau Game yang ia download di aplikasi handphone nya itu membuat nyawa teman nya hilang." ucap Ice sambil mengelus punggung Blaze , Blaze sedang mengatur nafas nya akibat cekikan dari Hali.
" apa yang di bilang Ice itu benar Hali dari pada kita ribut lebih baik kita keluar dari tempat ini Ha ." ucap Duri terputus akibat Hali langsung memukul wajah Duri yang berada di depan Hali.
" HEI APA MAKSUD KAU , berani sekali kau memukul nya setelah kau mencekik Blaze dengan menarik kera bajunya setelah itu kau memukul Duri yang berada di depan mu apa maksudmu ha , Halilintar Mujahid Amin." Teriak Solar ia langsung menghampiri Hali.
Taufan yang melihat itu langsung menolong Duri .
" Kau tidak apa-apa Ri ? ." tanya Taufan.
" ya aku tidak apa-apa aku hanya terkejut saja waktu Hali memukul wajah ku ." balas Duri.
" Dia mah enak waktu kita mendapatkan hukuman kenapa cuma dia hukuman nya paling ringan dari kita." ucap Hali.
" Jadi cuma gara itu kau memukulnya Hali, ia juga gak tau kalau hukuman yang ia dapet hanya cuma memotong rambut nya sedikit, ya sudah kalau begitu aku dan Duri akan keluar dari hutan ini berdua saja." ucap Solar meninggalkan Hali, Taufan, Blaze dan Ice .
" Tapi ." ucap Duri di putus oleh Taufan.
" Sudah kamu susul saja Solar kalau ada apa-apa hubungi kami melalui jam ini ya Duri ingat kita harus menjaga satu sama lain. " ucap Taufan Duri yang ingin ngomong sesuatu namun ia sudah di tarik Solar.
" Kami juga akan pergi." ucap Blaze ia langsung menarik tangan Ice .
" Ice kalau ada apa-apa hubungi kami." Teriak Taufan Ice yang mendengar nya mengajukan jempol nya ke pada Taufan.
.
.
.
.
.
.
.
" Lar , Solar tapi kan kita di larang untuk tidak berpencar selama berada di dalam hutan." ujar Duri melepaskan gegaman tangan nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Game On ( Season 01 End ) , ( Season 02 on going )
Random" selamat datang para pemain kalian hanya perlu untuk melewati semua rintangan yang ada dalam Game ini . dan selamat bermain " " bagimana pun kita harus keluar dari permainan ini" ucap pemuda dengan iris mata merah Ruby . " kita perlu kerja sama dan...
