SENJA-8

954 122 21
                                        

"Kehidupan adalah pelajaran pahit tapi berharga?"
Alfreandra Dwi J.P

☄☄☄☄☄

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

☄☄☄☄☄

Pagi itu Frean terbangun lantaran suara alaram yang berbunyi, cukup membuat tidurnya tergangu, ia mengeliat sebentar lalu bangkit dari tidurnya, segera ia mengambil handuk lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mandi

Setelah lima belas menit berlalu, kini ia telah siap, ia pun meraih ponselnya di nakas, mengambil tasnya, tak lupa ia mengambil kunci mobilnya lantaran pagi ini hujan

Ia berjalan keluar dari kamarnya, tak lupa ia mengunci pintu kamarnya terlebih dahulu, lalu mulai melangkahkan kakinya menuruni anak tangga, terlihat ada kedua orang tuanya lagi berada di ruang makan, entah kemana kaka serta adiknya itu, Frean pun tak ambil pusing ia lalu berjalan melangkahkan kakinya keluar melewati pintu utama

Kini ia tengah berad di dalam garasi, memanasi mesin mobilnya terlebih dahulu sebelum ia pakai, sembari memanasi mesin mobilnya ia mengabari dulu kepada pacarnya bahwa dia akan menjemputnya, tak berselang lama ia mendapati jawaban dari pacarnya, dirasa cukup panas ia pun mulai masuk kedalam mobil lalu menjalankan keluar dari pekarangan rumahnya, setelah keluar dari perumahannya, ia mengarahkan mobilnya menuju rumah Gracia atau pacarnya itu

Memakan waktu kurang lebih duapuluh menit untuk ia sampai dikediaman pacarnya, ia turun dari mobilnya memakai payung lalu masuk kedalam rumah Gracia

Sebelum mengetuk pintu, pintu tersebut sudah terbuka menampilkan dua orang wanita, satu Gracia satunya lagi mungkin ibunya

"Loh nak Frean toh."ucap bunda Gracia

"Lho pacarku anak tante ternyata."ucap Frean sembari menyalami tangan dari bunda Gracia

"Lho bunda udah kenal?"tanya Gracia

"Udah ci, dulu Freyan sering main bareng sama adek kamu."ucap bunda Gracia

"Direstuim gak bun?"tanya Frean

"Direstuin gak yaa......dirsetuin kok."ucap Bunda Gracia

"Tapi dulu kok Frean gak pernah lihat Gracia ya Bunda?"tanya Frean

"Dulu dia tinggal sama neneknya Fre."ucap Bunda Gracia Frean menganguk sebagai balasan

"Terus si Aril kemana sekarang Bunda?"tanya Frean

"Lagi ikut ayahnya keluar negeri, nanti kalo dah balik juga kamu satu sekolah lagi."ucap Bunda Gracia

"Ooh...pantesan saja rumahnya kayak familiar rumah bunda ternyata, yaudah Bun Frean sama Gracia berangkat dulu ya."ucap Frean kepada Bunda Gracia

"Yaudah hati-hati ya bawa anak Bunda."ucap Bunda Gracia

"Aman bunda."ucap Frean seraya menunjukkan pose hormatnya

SENJA    [Slow Update]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang