pagi hari yang cerah...
adel dan zee sedang bersiap siap untuk pulang dari rumah sakit karena kondisi adel yang sudah membaik dan diperbolehkan pulang oleh dokter.
"udah semua zee?" tanya adel.
"udah, ayo"
"sini biar aku yang bawa" ucap adel mengambil tas yang di pegang zee.
"berat tau del" ucap zee.
"justru karena tasnya berat, mangkanya aku bawain aja" ucap adel lalu keluar dari kamar rumah sakit itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
sesampainya di rumah, adel langsung menuju ke kamarnya begitu pun dengan zee.
"mau ngapain?" tanya zee yang melihat adel ingin duduk di meja kerjanya.
"mau lanjutin kerjaan" ucap adel.
"no no,you just got well, istirahat sana" ucap zee.
"tapi aku bosen ga ngapa ngapain zee"
zee duduk di kasur lalu menyandarkan punggungnya di headbord.
"sini" ucap zee.
adel pun menurut lalu menghampiri zee yang sedang duduk di kasur dan ikut duduk di samping zee.
"apa?"
"dede minta di elusin sama papa nya" ucap zee.
"hah, ngga ah, masa perut kamu harus di sobek dulu terus dede nya di elusin" ucap adel.
"ya ga gitu papa del, maksudnya dede mau perut aku tuh di elusin sama kamu, bukan di sobek perutnya" ucap zee.
"ya maaf, kan aku gatau" ucap adel mulai mengelus perut zee dengan lembut.
"kok dede ga nendang?" tanya adel.
"huft... kamu pernah sekolah ga sih?"
"pernah"
"nah, kamu pernah belajar IPA kan"
"iya pernah"
"terus pernah belajar tentang pertumbuhan janin ga?"
"pernah"
"nah itu pernah, kenapa sekarang malah gatau pertumbuhan janin, jelas belum bisa nendang, baru aja 3 minggu" ucap zee.
"kan aku lupa zee"
"dulu aja kamu jadi guru les aku, sekarang kenapa aku yang lebih pinter" ucap zee.
"ya gatau, namanya juga manusia bukan nabi boy" ucap adel dan mendapatkan cubitan di perutnya.
"ngelunjak banget ya jadi orang" ucap zee.
"maaf, kan aku cuman becanda"
"udah ah, ga mood" ucap zee menepis tangan adel yang sedang mengelus perutnya lalu berbaring memunggungi adel.
"jangan ngambek dong, gabaik buat kandungan kamu" ucap adel.
"lagian ngeselin banget"
"iya maapin yaa" ucap adel.
"ga"
"waduh, beneran ngambek nih, mampus gua kalo dia sampe bilang ini semua ke mamih" batin adel
adel beranjak dari kasur lalu keluar dari kamar, zee menatap adel yang ingin keluar dari kamarnya lalu kembali menyembunyikan wajahnya dengan guling.
di sisi lain...
adel sedang menunggu pesanannya di depan gerbang rumahnya. iya, tadi adel memesan kentang goreng dan juga pasta untuk zee.
KAMU SEDANG MEMBACA
Only yours(zeedel) ✔
De TodoDom:adel GxG Area Toxic area mengandung 🔞🔞 anak kecil dilarang baca, tapi kalo masih tetep baca dosa ditanggung sendiri. selamat membaca
