Pagi-pagi sekali aku bangun dan mempersiapkan semuanya, kali ini aku akan menginap di sana selama semalam
Tadi malam juga aku sudah telpon tante Sully dan paman wonpil, mereka bilang wony sampai tidak ingin sekolah karna aku akan datang hari ini
Sangat lucu
"Baiklah, ayo berangkat!" Kataku dengan semangat
.
[ 07:01 ] pagi hari, seseorang baru saja mengetuk pintu
"Siapa y-? Seungmin!" Katanya terkejut
"Ibu"
Ibu seungmin menangis melihat Seungmin
"Kamu sehat kan nak? Kenapa gak kasih kabar kalo mau pulang? Ibu bisa masakin masakan kesukaan kamu nanti" kata ibu seungmin masih menangis haru
"Ini kejutan bu" kata Seungmin sambil tersenyum
"Ya sudah ayo masuk, kebetulan wony juga belum berangkat sekolah" ajaknya
Seungmin dan ibunya masuk, disana wony masih sarapan dengan sang ayah
"Seungmin?" Kaget wonpil
"Hai ayah, apa kabar?" Kata Seungmin
Wonpil memeluk Seungmin erat, dia rindu sekali dengan anaknya yang kaku ini
"Ayah pikir Kamu lupa rumah" sarkasnya
"Maaf, kalo selama ini Seungmin bikin kalian khawatir" sesal Seungmin
"Udah udah, ayo ikut sarapan juga..wony kamu berangkat dengan ayah ya" kata Sully
"Siap bu, ibu bilang pada kak hannie jangan dulu datang sebelum wony pulang ya...wony ingin menyambutnya" pinta wonyoung wony
"Iya iya...sudah sana cepat berangkat! Nanti kau telat!"
Setelah beberapa perdebatan, akhirnya wony dan sang ayah pun pergi..kini tinggal Seungmin dan sang ibu yang tersisa
"Ibu" panggil Seungmin sambil menunduk
"Iya nak? Ada apa?"
"Maaf" sesal Seungmin
"Untuk apa nak? Kamu tidak salah apapun pada ibu" kata Sully bingung
"Maaf karna membuat kalian kecewa" jujur Seungmin
"Apa maksudmu Seungmin? Kau tidak pernah membuat kami kecewa" kata Sully dan Seungmin menggeleng
"Maaf karna telah mengecewakan kalian, sebelum pergi aku berjanji akan mengubah hidup keluarga kita...tapi aku malah menghilang, bahkan aku hanya satu kali mengirimi kalian uang selama ini" kata Seungmin sambil menangis
Sully menatap Seungmin bingung, apa maksudnya itu? Bukankah Seungmin selalu memberi nya uang setiap bulan? Bahkan jumlah itu lebih dari cukup
"Apa maksudmu nak? Kamu selalu mengiringi kami uang dan belanja bulanan, temanmu yang mengantarkannya ke sini" kata Sully jujur
Seungmin terdiam, siapa temen yang ibunya maksud? Apakah haje?
"Siapa yang ibu maksud" tanya Seungmin
"Hannie, dia temanmu kan? Dia hari ini juga akan datang dan menginap disini" terang Sully
"Hannie?"
"Iya, kamu dengar sendiri kan? Wony sampai tidak sabar untuk bertemu dengannya...dia anak yang baik dan menggemaskan" kata Sully sambil membayangkan betapa menggemaskan nya han jisung
Seungmin masih diam mencerna perkataan ibunya
"Udahlah, siang ini dia datang...kamu sambut dia ya"
Setelah itu Sully pergi membereskan piring kotor, dan Seungmin masuk ke kamarnya untuk membersihkan badan
[ 13:12 ] siang, akhirnya aku sampai di depan rumah Seungmin
Aku mengetuk pintu beberapa kali dan menunggu seseorang membukakannya
Saat pintu setengah terbuka, aku mulai tersenyum senang... sambutan pelukan hangat dari tante Sully selalu membuatku bahagia
"Tante Sully, apa kab-baa.. S-seungmin?" Aku mematung, demi apa! Kenapa Seungmin ada Disini?
Bagaimana nasibku selanjutnya ya tuhan! Aku tidak ingin Seungmin semakin membenci ku
Aku takut dia berpikir aku merendahkannya
Bagaimana ini?
Seungmin menatap ku dengan tatapan aneh, aku semakin gugup dan tidak tau harus berbuat apa
"Masuk" ajak Seungmin dengan datar
Aku tau seungmin itu memang datar, tapi di situasi ini rasanya lebih mencekam dan menakutkan
Tiba-tiba Tante Sully datang dan memelukku, dia berkata sangat rindu denganku
"Aku baik tante, kebetulan besok libur jadi aku bisa mampir" kataku tersenyum senang
"Tante tau, anak kuliahan pasti sangat sibuk kan? Ya sudah kamu masuk kamar dulu gih dengan Seungmin..tante masih harus beresin rumah" kata Sully ikut tersenyum
"Mau hannie bantu tante?" Tawar Han dengan senang hati
"Tidak perlu, kamu pasti lelah kan menyetir sejauh ini? Ah iya. Kamu berbagi kamar dengan Seungmin ya..dia pulang tanpa memberi kabar...aku sampai shock" kata Sully sambil bercanda
Dan seketika aku Inget, Seungmin masih menatapku dengan tatapan anehnya
.
Seungmin duduk di kasurnya dalam diam, dan aku juga bingung harus berbuat apa
"Kenapa?" Kata Seungmin tiba-tiba
"Apanya?" Tanyaku bingung
"Atas dasar apa kau lakukan ini?" Kata Seungmin lagi dengan serius
Aku takut, Seungmin sangat menyeramkan dengan tatapan itu
"Aku senang berada di sini, aku seperti memiliki keluarga kedua..kau pasti tau keluarga ku semuanya sibuk kan? Disini aku bisa dapat perhatian" kataku seadanya, hanya itu yang terpikirkan oleh ku
"Bukan karna kau menyukai ku?" Tuduh Seungmin
Aku tidak tau harus apa, bagaimana Seungmin tau aku menyukainya? Apakah terlihat jelas?
"A-aku tidak.."
"Jika iya, tolong hentikan" kata Seungmin lagi padaku
Aku ingin menangis saat itu juga, aku tidak ingin kehilangan Seungmin dalam hidup ku
Seungmin berdiri dan berniat pergi keluar kamar, saat Seungmin baru sampai di depan pintu
Aku memanggilnya
"Seungmin!"
TBC
Semoga aja gak ada typo😔 klo ada maaf ya atas ketidak nyamanan nya✨
KAMU SEDANG MEMBACA
𝔨𝔞𝔰𝔦𝔯 (𝔰𝔢𝔲𝔫𝔤𝔰𝔲𝔫𝔤)
RastgeleHallo nama ku han jisung, kalian boleh panggil aku han saja...aku seorang mahasiswa di kampus impian Dan aku menyukai seorang kasir tampan secara diam-diam hehe #seungsung #hanjisung #seungmin
