11 : kasir

144 11 2
                                        

Seungmin menoleh dan menatapku, dia menunggu aku melanjutkan perkataan ku

"Meski kau benar aku menyukai mu, tapi ini semua tidak ada hubungannya dengan mu. aku memang menyayangi keluarga ini..bahkan selama kau dengan Lea pun, aku tidak masalah" kataku jujur

Selama ini, semua rasa cemburuku pada Seungmin tidak pernah berpengaruh pada hubungan ku dengan keluarga Seungmin

Bahkan jika Seungmin bersama dengan orang lain, aku akan tetap menyayangi keluarga ini

Dengan sepenuh hati ku

Setelah aku mengatakan itu, Seungmin pergi begitu saja...dia tidak mengatakan apapun padaku

Bahkan sampai malam hari pun, Seungmin tetap diam

"Wony sudah, kalian bisa main lagi besok. sekarang biarkan kak hannie istirahat oke" bujuk Sully pada anaknya

Wony cemberut kesal, tapi dia tetap menurut dan masuk ke kamarnya

"Kalo begitu han masuk kamar duluan ya tante" pamit ku, dan Tante Sully tersenyum sambil mengangguk sebagai jawaban

Lampu kamar sudah mati, itu artinya Seungmin sudah tidur?

Aku masuk sambil mengendap endap, takut jika tidur Seungmin terasa terganggu akibat suara yang ku timbulkan

Setalah berhasil tidur di atas kasur, aku langsung sadar

BAGAIMANA AKU BISA TIDUR JIKA DI SEBELAH KU ADA SEUNGMIN?

ya Tuhan jantung ku tidak tenang sekali, apa yang harus aku lakukan?

'ayo han, pejamkan matamu'

Setelah beberapa saat akhirnya aku tertidur dengan sendirinya















aku tidak tau apa yang terjadi, tapi sebelum aku benar-benar tertidur...aku melihat Seungmin seperti gelisah dan mengagumkan sesuatu








































"Han apa yang kau lakukan?" Tanya Seungmin heran

Han tidak menjawab, dia tersenyum manis dan mulai menjilati anu nya Seungmin

"Han? Berhenti sebelum aku-"

"Sebelum kau apa?"

Bukannya berhenti, han malah semakin jahil dengan Seungmin

Dia mendaratkan bibirnya di atas bibir Seungmin, dan melumat sedikit

Siapa sangka? Seungmin bisa terangsang secepat ini?

Suasana semakin memanas, dengan Seungmin yang memimpin

"Panggil namaku" pinta Seungmin pada jisung yang ada di bawahnya

"Seungmin"

Jisung menurut

"Katakan lagi sayang"

"S-seungmin ah~"

"bagus aku menyukai nya"












"Seungmin"








"Seungmin"









"KIM SEUNGMIN! BANGUN!"

Seungmin membuka matanya dengan cepat, dia terkejut dengan suara yang menggema di seluruh ruangan

"Akhirnya kau bangun juga, kau tadi mengigau tidak jelas...aku takut kau kerasukan" kataku panik sekaligus lega

Lagi-lagi Seungmin menatap ku aneh, tatapan itu yang selalu ini dia tunjukan padaku

Sebenarnya apa arti dari tatapan itu?

"Tante Sully pergi ke pasar, tadinya aku mau ikut..tapi melihat kau seperti tadi membuat ku panik!" Kataku kesal

Padahal kalo tadi ikut ke pasar, bisa dapat kue gratis dari ibu ibu pasar

"Sialan!" Kata Seungmin tiba-tiba, dan langsung pergi ke kamar mandi

Sebenarnya apa yang terjadi padanya? Mengapa Seungmin makin aneh saja padaku?

"Akan ku ambilkan handuk di luar, tadi Tante menjemur nya agar hangat" kataku dan pergi dari kamar

Setelah mendapat handuk nya, aku masuk dan menaruh handuk itu di gagang pintu kamar mandi

"Aku tinggalkan disini ya" kataku

Baru saja akan melangkah pergi, tiba-tiba kenop pintu di putar dari dalam

Seungmin keluar begitu saja, membuatku terkejut dan panik

Aku langsung berniat kabur dengan cepat, tapi Seungmin malah menarik tanganku untuk masuk ke kamar mandi bersamanya

"Seungmin! S-seungmin apa yang kau lakukan!"

Aku memberontak sekuat tenaga, sebenarnya aku bisa saja menendang Seungmin

Tapi aku tidak ingin menyakitinya

Aku sangat panik dan takut, tapi aku tidak bisa melawan dengan menyakiti Seungmin! Bagaimana ini!

Seungmin mendekatkan wajahnya pada leherku, dia membisikkan sesuatu yang membuat ku merinding

"Kau harus bertanggung jawab" bisiknya padaku

"Tanggung jawab apa?" Kataku bingung

Dan tanpa ba-bi-bu lagi, Seungmin melepas semua bajuku.. jujur saja ini impian ku

Maksud ku, dengan sikap Seungmin yang seperti itu..dia bukan tipe orang yang akan meniduri seseorang dengan asal

Kecuali orang itu berpengaruh dalam hidupnya

Itu artinya, ada kemungkinan seungmin memikirkan aku? KYAAA!

"Kenapa tiba-tiba sekali Seungmin? Ada apa? Mari kita bicarakan dulu" kataku memberikan opsi

Sebenarnya aku terkejut dan malu, ini terlalu cepat dan di luar dugaan ku

Bukannya menjawab, Seungmin malah mengangkat ku untuk duduk di wastafel

Dia mulai mencium ku dengan ganas, tidak hanya di bibir atau mulut... Seungmin bahkan menggigit leher ku

"Akh..ah"

Aku menjambak rambut Seungmin, ini sakit tapi tidak masalah

"Buka mulut mu" perintah Seungmin

"Tidak! Punya mu terlalu besar" tolakku, yang benar saja!

"Aku tidak suka di bantah! Buka mulut mu!" Bentak Seungmin

Akhirnya aku menurut, ini sangat menakutkan

Aku berjongkok dan membuka mulutku, lalu Seungmin memasukan semua miliknya padaku

Rasanya terlalu penuh di mulutku, tapi juga lembut

Bisa ku lihat Seungmin tersenyum puas karna sudah membuat aku seperti ini


















































TBC
Sorry klo ada typo😔 siapa yang komen minta lanjut 😔
Mari ena ena sebelum ramadhan 😔✌️

🎉 Kamu telah selesai membaca 𝔨𝔞𝔰𝔦𝔯 (𝔰𝔢𝔲𝔫𝔤𝔰𝔲𝔫𝔤) 🎉
𝔨𝔞𝔰𝔦𝔯 (𝔰𝔢𝔲𝔫𝔤𝔰𝔲𝔫𝔤)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang