"Ah shit,"
Lorna yang baru saja pulang dari sekolahnya itu langsung merebahkan dirinya ketempat tidur kesayangannya. Dan dalam beberapa menit, setitik air mata dari mata kirinya mulai terjatuh.
"Orang tua mau cerai, sahabat dateng cuma pas ada mau-nya doang, gaada apa yang bisa ngertiin gue saat-saat sulit kayak gini? Fuck, kurang berantakan apa coba hidup gue sekarang?" Lanjut Lorna mengeluarkan unek-uneknya.
Air mata Lorna terus berjatuhan dibantal kasurnya. Ia memang sudah beberapa hari begini terus-menerus akibat hidupnya kini yang sedang hancur berantakan.
Tak terasa, Lorna yang sedang terlarut dalam kesedihannya itu, juga ikut terlarut dalam tidurnya.
-
"Astaga, jam berapa sekarang?"
Lorna terbangun dari tidur lelapnya dengan masih memakai outfit yang Ia pakai saat kesekolah. Dan dengan cepat, gadis kecil itu langsung bergegas membersihkan dirinya dan memakai piyama bergambar pisang kesayangannya.
Sehabis membersihkan diri dan memakai piyama pisangnya, Lorna mengecek handphone-nya dengan malas. Lorna melihat bahwa sekarang ternyata pukul 11.11 pm . Ia mendesah pelan.
Tiba-tiba, handphone Lorna bergetar sebanyak tiga kali menandakan terdapat tiga pesan singkat yang baru masuk.
Unknown : Hi Lorna!
Unknown : Jangan terlalu larut dalam kesedihan. Banyak orang yang masih peduli sama lo
Unknown : Termasuk gue.
a/n:
(olivia cooke as lorna on mulmed)
yap jd ini adalah cerita genre mystery-fanfiction-horror gue yang collab sama kecemploung a.k.a tezya.
oiya, dialog disini pake lo-gue. jadi gabaku-baku amat he:D
semoga kalian suka deh. ily!!1
-calista x

KAMU SEDANG MEMBACA
lorna ☁️ lwt
Fanfictiongimana rasanya kalo udah baper, tapi tau-nya, doi bukan manusia?