🍪
"Love, beneran pergi berdua aja sama Sky?" tanya Jiwon pada June yang sibuk mempacking baju-bajunya kedalam koper berukuran sedang
"Iya Jiwonnie, kan udah dibeli semua tiket sama hotelnya. June bookingnya sama Jiwon hyung kalau hyung lupa" jawab June
"Hyung mau bawa baju berapa?" tanya June
"Nggak usah banyak-banyak cuma 3 hari" Jawab Jiwon
"Oke 5 cukup ya"
"Iya, yang buat Sean udah?" tanya Jiwon lagi
"Udah dari kemarin June siapin"
"Kok jadi pengen ikut ke Jepang" kata Jiwon membuat June menghela nafas
"Take your time, sama kakak sih, oke?. Happy happy sama Sean sama temennya Jiwon hyung" June memeluk Jiwon setelah ia selesai dengan baju baju Jiwon
"Mmmm" Jiwon menenggelamkan wajahnya di bahu June
"Kan Jiwon hyung sendiri yang mau"
"Kan maunya kalian semua ikut hyung bukan misah liburannya gini" jelas Jiwon
"Ya kan June nggak bisa naik motor gede, kalau June sama Sky ikutan mau ngapain kita waktu Jiwon hyung touring" June mencoba menjauhkan kepala Jiwon dari bahunya namun tidak bisa karena Jiwon memeluknya erat
"Mmm"
"Jangan ngambek gini dong sayangnya June, kan kita udah sepakat kemarin" June kembali mencoba menenangkan suaminya itu
"Mmmm" Jiwon kembali bergumam
"Ayo tidur?"
"Sebentar gini dulu, besok seminggu enggak ketemu" ucap Jiwon dengan suara lemasnya. June ingin sekali mengomeli Jiwon karena Jiwon sendiri yang ingin ikut touring bersama teman-teman kuliahnya tapi mengapa saat ini suami tampannya ini seperti tidak niat. Namun June menahannya, tangan June mengusap rambut maupun punggung kokoh Jiwon lembut
"Kalau kangen gimana" rengek Jiwon
"Hyungg"
"Di undur aja ya ke Jepangnya jadi besok berangkatnya habis hyung touring sama Sean" setelah sekian lama Jiwon baru menjauhkan kepalanya dari bahu June lalu menatap June melas
"Kemarin yang semangat mau touring siapa?" portes June berusaha mengendalikan suaranya agar tidak terdengar menyebalkan. June merapihkan rambut Jiwon yang sudah panjang itu dengan jemarinya
"Oke kalau kamu enggak mau ke Jepangnya sama hyung" Jiwon mencoba melepaskan pelukan June namun June menahannya
"Siapa yang enggak mau" protes June yang sebisa mungkin menghadapi mood Jiwon yang naik turun
"Kamu" kata Jiwon sambil membuang pandangannya kearah lain
"Hahahaha yang batalin ke Jepang buat touring siapa? Kamu. Yang ngizinin June sama Sky ke Jepang berdua siapa? Kamu. Sekarang yang keberatan siapa? Kamu." June yang mulai sebal mengomel pada Jiwon sambil menunjuk-nunjuk dada Jiwon yang tidak tertutupi apapun. Mendengar itu ia mengerang kesal
"Loveee? Kamu?" Jiwon merengek karena June sudah menggunakan kata kamu untuk memanggilnya
"Iyaa kamu" June kembali mengetuk-ngetukkan telunjuknya di dada Jiwon
"Kalau kangen gimana" Jiwon kembali menubrukkan dirinya ke tubuh June
"Jiwon hyung seminggu aja" June kembali memeluk Jiwon dan mengusapi punggung Jiwon
"Telfon tiap jam?"
"Iyaa" June mengiyakan saja keinginan Jiwon walaupun nanti ia yakin Jiwon akan sibuk dengan teman-temannya
"Janji?"
"Janji cintanya June"
"Janji dulu" Jiwon mengulurkan kelingkingnya
"Mmm iya iyaaa" June menautkan kelingkingnya dengan kelingking Jiwon
"Sekarang tidur ya?" bujuk June karena sejujurnya tubuhnya sudah lelah, seharian ini mereka berkeliling mall untuk mencari kebutuhan yang sekiranya diperlukan saat tour Jiwon dan Sean maupun trip June dan Sky ke Jepang
"Mmm ayo" ajak Jiwon lalu ia menarik tangan June keluar dari walkincloset mereka. Mereka berdua menuju kamar mandi untuk membersihkan diri
"Jangan lemes gitu dong ih" protes June saat melihat Jiwon menjadi lebih pendiam. Jiwon tidak menjawab ia menyandarkan kepalanya di bahu June saat menggosok giginya
"Yaudah"
"Yaudah apa? Ikut touring? Ke Jepangnya mundur?" tanya Jiwon semangat
"Yaudah lemes aja terus" jawab June cuek sambil mengambil air untuk membilas mulutnya
"Sayangggg" rengek Jiwon kembali
"Ini" June menyerahkan gelas berisi air untuk Jiwon berkumur sebelum menerima gelas dari June, Jiwon mengangkat June untuk duduk dimeja wastafel setelah itu Jiwon baru menerima gelas dari June lalu Jiwon berkumur.
"Mommy fokus ke abang, daddy fokus ke kakak oke?" June menarik Jiwon untuk berdiri diantara kakinya lalu menangkup pipi tirus Jiwon
"....." Jiwon tidak membalas ia juga tidak menatap wajah manis June
"Daddyyyy" rengek June, Jiwon tidak membalas rengekan June ia malah memeluk pinggang June erat
"Ya ampun lebih susah bujuk daddynya daripada kakak" keluh June dan Jiwon masih saja diam
"Sayangnya June, please ya"
"Kita kan lama enggak liburan bareng" Jiwon menjauhkan tubuhnya dan melihat June dengan wajah memelasnya
"Lama? Baru bulan lalu kita pergi ke Hongkong Jiwon hyung" gemas June
"Mmmm yaudah deh" desah Jiwon kecewa
"Jangan gituu ih" June mencubit pipi Jiwon gemas karena suaminya itu sangat manja
"Awas aja kalau besok hyung telfon kamu nggak jawab. Hyung marah sama kamu"
"Iyaa gantengnya Junee iyaa June angkat telfon Jiwon hyung ngga June dnd ngga June silent ponsel June" June kembali mengatakan kalimat penenang
"Lov-"
June yang gemas dengan rengekan Jiwon langsung mencium bibi tipis suaminya yang dari tadi merengek dan mengeluh dan mengomel. June mengecup bibir bawah dan atas Jiwon lalu melumat sebentar bibir itu agar Jiwonnya diam
"I love u oke?"
"Mmm love u moree love"
"Gendong"
Jiwon membawa June keluar kamar mandi menuju ranjang mereka
"Kangen" ucap Jiwon saat mereka sudah berada di atas kasur
"Dari tadi kita nempel Jiwonnie"
"Peluk"
"Rewel sekali" June menarik Jiwon untuk masuk kedalam pelukannya
"Nyanyiin"
June menuruti semua keinginan Jiwon malam ini ia bernyanyi lagu tidur, mengusap rambut halus Jiwon, dan menepuk-nepuk pantat Jiwon supaya suaminya itu tidak rewel lagi
"Besok habis touring nyusul ke Jepang ya?"
"Iya susulin June sama abang" June mengiyakan lagi rancauan Jiwon
"Rewelnya ngelebihin Sean sama Sky" Ucap June sambil memandangi wajah Jiwon yang akhirnya tertidur setelah hampir satu jam ia bernyanyi
"Mimpi indah tukang rusuh" June mengecup pipi Jiwon lalu ia menyusul Jiwon tertidur
🤎
Hiii!!!
Jadi abang namanya Sky ya
🧸
KAMU SEDANG MEMBACA
KIM FAMILY | BOBJUN
RomanceKisah keluarga kecil Kim Jiwon dan Kim June dan putra kecil mereka Start : 10 Mei 2019 End : -
