KOMEN DONG SEYENK
June dan Sean berada di ranjang Sean. Mereka berdua bersiap untuk tidur dengan June yang membawa buku dongeng dan Sean tidur di bantalnya. Sedangkan Jiwon berada di ruang kerjanya
"Ayo mulai mommy" kata Sean semangat anak itu sangat suka dongeng
"Mommy dapet apa dari Sean kalau bacain Sean cerita" June menggoda Sean. Sean langsung bangun dan menciumi seluruh wajah June
"Hahahah udah tidur sini" June menyuruh Sean berbaring di dekatnya
"Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang raja. Raja tersebut bernama Khan, dia sangat ceroboh dan sombong. Suatu hari, ia membuat sayembara" June memulai dongengnya
"Thaembala apa mommy?" Tanya Sean penasaran
"Thaembala thaembala, Sayembara Sean pake 'S'. Sayembara itu lomba. Dengerin dulu" jawab June
"Aku akan memberikan takhtaku kepada siapa pun yang bisa menceritakan sebuah kebohongan sehingga membuat berdiri orang yang sedang duduk dan membuat bangun orang yang sedang tidur," kata khan" June mengubah suaranya dan Sean mendengarkan mommynya dengan baik
"Lalu,
datang seorang penggembala dan berkata, "Khan, almarhum bapakku memiliki sebuah cambuk yang bisa digunakan mencambuk bintang." June melanjutkan ceritanya
"Cambuk itu apa?" Tanya Sean lagi
"Itu alat buat mukul sayang. Kalau Sean nakal Sean mau mommy pukul pakai cambuk?" June kembali menjelaskan
"Thean kan nggak nakal mommy" Jawab Sean sambil menggeleng ribut. Sean memeluk June dan memainkan daun telinga June
"Ah, masih kalah dengan bapakku. la mempunyai pipa yang mengeluarkan asap yang dapat mengikat bintang," kata khan tak kalah bohongnya" lanjut June
"Terakhir, datanglah seorang pengemis. "Mau apa kau kemari?" bentak khan"
"Kau meminjam satu peti emas dariku. Aku menagihnya," kata pengemis"
"Apa!" bentak khan sambil berdiri. "Kau bohong!" lanjut khan.
Suara khan membangunkan pengawalnya yang tertidur sambil berjaga. "Kau bohong, pukul dial" bentak khan" June mengeraskan suaranya dan itu membuat Sean kaget. June hanya terkekeh geli dan mengelus punggung Sean untuk menenangkan anak itu
"Jika aku berbohong, berikan takhtamu kepadaku? Kebohongan yang aku ceritakan telah membuatmu berdiri dan pengawalmu terbangun," kata pengemis.
Khan pun kaget. la mencari akal agar tidak memberikan takhtanya kepada pengemis itu. Bagaimana jadinya jika kerajaannya dipimpin seorang pengemis"
"Tunggu dulu! Kau berbicara jujur. Aku memang pernah meminjam satu peti emas darimu. Aku baru ingat," kata khan tidak punya pilihan lain.
"Kalau begitu, berikan emasku!" kata pengemis.
Akhirnya, khan terpaksa memberikan satu peti emas pada pengemis. Pengemis menjadi kaya karena kesombongan dan kecerobohan sang khan"
June menyelesaikan ceritanya dan memandang Sean yang masih belum tertidur
"Sean belajar apa dari dongeng mommy?" Tanya June pada Sean
KAMU SEDANG MEMBACA
KIM FAMILY | BOBJUN
RomanceKisah keluarga kecil Kim Jiwon dan Kim June dan putra kecil mereka Start : 10 Mei 2019 End : -
