65

7.2K 504 60
                                        

" Udah kali nangisnya " ucap flora yang sudah capek memberikan tisu untuk sahabatnya yang sedang di landa kesedihan. 

" Gimana gue nggak nangis, dia mutusin gue floo hiksss.... hikss...hikks..." ucap jesi masih terisak.

" Siapa bilang dia mutusin lo, dari cerita lo dia cuman mau membebaskan Lo buat nentuin pilihan Lo sendiri, kebahagiaan Lo sndiri Jess " ucap flora. Saat ini ia dan jesi sedang duduk di atas kasur king size milik jesi.

" Dia jadi pacar gue aja gue udah bahagia floo, dan sekarang dia mutusin gue " ucap jesi.

" Bahagia yang dia maksud itu lo pacaran dan berhubungan dengan seseorang yang mencintai lo dan dicintai lo Jes " jelas flora.

" Gue cuma pengen dia flora, lo ngerti nggak sih " ucap jesi.

" Ya udah, terserah lo dah, gue mau pulang aja capek gue dengerin lo nangis mulu dari tadi " ucap flora sedikit jengkel dengan sikap Jesi.

" Jangann, lo tega ninggalin gue?, cuma lo sahabat gue hiksss... " ucap jesi.

" Kalau lo masih pengen gue disini, berarti lo harus berhenti nangis " ucap flora.

" Tapi_ "

" Ya udah gue pulang " potong flora.

" Jangan, iya iya gue nggak nagis lagi " ucap Jesi cemberut.

" Yakin ? " tanya flora menyakinkan.

" He'em " Jesi pun mengangguk dengan masih menunduk juga bibir yang melengkung kebawah, membuat flora yang melihat itu jadi gemes.

" Gitu dong " ucap flora yang kembali duduk di samping Jesi saat tangis jesi sudah tidak ia dengar lagi.

" Eh iya, gue mau nanya deh sama lo ?" Ucap flora setelah ia kembali duduk di samping Jesi.

" Mau nanya apa ? " bingung Jesi  sambil tangannya meraih tissu yang kembali di berikan oleh flora, lalu ia membersihkan sisa air matanya yang sedari tadi mengalir membasahi pipinya juga hidungnya yang terasa mampet, gimana nggak mampet coba wong dianya udah nangis berjam-jam, matanya aja ikutan merah, besok pagi bengkak dah tuh.

" Lo bilang tadi, lo cuma cinta sama Christy dan pacaran sama dia aja lo udah senang tapi kenapa akhir-akhir ini lo sering jalan sama ollan ? " tanya flora yang emang udah penasaran dari kemaren-kemaren.

" Gue...niatnya cuma mau bikin dia cemburu tapi malah jadi gini " ucap Jesi lesu.

" Bodoh banget sih lo, udah tau perasaan dia belum sepenuhnya buat lo malah nyari gara-gara, pake acara bohongin dia segala lagi " ucap flora sedikit mengomeli Jesi.

Bagaimana tidak ia omelin sahabatnya aja segoblok dan setolol ini, hadehh 🤦🏻‍♀️.

" Tau dari mana lo? " tanya Jesi.

" Apa sih yang nggak gue tau soal lo" ucap flora.

Jesi hanya bisa diam saat mengingat ia yang ternyata sering membohongi Christy hanya karna ingin jalan sama ollan. Dalam benaknya memang hanya ingin membuat Christy cemburu tidak ada maksud lain tapi ternyata endingnya tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan.

Di saat ia merenungi kesalahannya ia teringat akan ucapan Christy tadi saat di sekolah.

" Gue penasaran deh " ucap Jesi  tiba-tiba saat ia sedari tadi hanya diam.

" Soal apa ? " tanya flora penasaran.

" Tadi di sekolah Christy bilang ada orang terdekat gue yang nyimpan perasaan sama gue, kira-kira siapa ya ? " ucap Jesi sambil berpikir kira-kira siapa ya yang di maksud Christy tadi?.

MENIKAHI PACAR KAKA KU ( CH2 )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang