Lanjutt :
" Ini beneran nggak ada kesempatan lagi buat aku Chris ? " tanya Jesi dengan mata menatap penuh ke arah Christy, setelah acara makan mereka sudah selesai, Christy pun langsung memperjelas hubungan di antara mereka memang benar-benar harus berakhir.
" Aku nggak mau ngasih kamu harapan palsu terus Jes, aku udah sering nyoba buat cinta sama kamu tapi nggak bisa " ucap Christy jujur.
" Daripada kita membuang-buang waktu dengan hubungan yang nggak tentu arah ini mending kita fokus sama kehidupan kita masing-masing aja, lagian minggu depan kita juga udah ujian akhir, lebih baik kita fokus kesitu aja " lanjutnya.
" Oke kalau itu yang kamu mau " pasrah Jesi, dalam hati ia menyetujui perkataan Christy, lebih baik untuk saat ini mereka fokus pada ujian akhir yang hanya tinggal hitungan hari saja. Kalau untuk urusan perasaannya sama Christy biarlah waktu nanti yang akan menjawab.
" Kita pulang aja yuk, besok juga masih harus sekolah " ucap Christy yang merasa lega karna Jesi menyetujui perkataannya.
Singkat cerita mereka sudah sampai kembali di rumah Jesi, setelah memastikan Jesi sudah masuk ke dalam gerbang dan gerbangnya juga sudah di kunci kembali, ia pun memilih untuk pulang ke rumahnya.
Setelah memasukkan mobil ke dalam garasi, Christy masuk ke dalam rumah dan ternyata Shani dan Gracio masih duduk anteng di ruang keluarga sambil menonton tv.
" Ma pa Kitty pulang " ucap Christy.
" udah pulang sayang, sini duduk dulu ada yang mau papa omongin " ucap Gracio, tanpa bantahan Christy pun menurut.
" Minggu depan kamu udah ujian akhir kan ? " tanya Gracio yang di balas anggukan oleh christy.
" Iya pa "
" udah mutusin mau lanjut kemana ? " Tanya Gracio.
" Setelah di pikir-pikir kayaknya Kitty pilih saran dari papa aja deh " ucap Christy, setelah ia pikir-pikir beberapa hari ia memutuskan untuk mengikuti saran dari Gracio.
" Ya udah nanti biar papa yang urus semuanya, kalau kamu kesana tinggal langsung sekolah aja " ucap Gracio.
" Makasih pah " ucap Christy tulus.
" Nggak perlu trimkasih sayang, itu udah tugas papa " ucap Gracio dengan lembut.
" Ya udah ma pa Kitty ke kamar dlu yaa " ucap Christy.
" Iya sayang " ucap Gracio.
" Bersih-bersih trus istirahat ya sayang " ucap Shani yang akhirnya membuka suara.
" Iya ma "
Christy pun langsung menuju ke kamarnya.
skip aja ya gaiss :
Beberapa hari telah berlalu, kini tibalah saatnya ujian akhir, dimana ujian ini akan menentukan lulus atau tidaknya mereka dari jenjang pendidikan sekolah menengah atas.
" Sepi banget ya, nggak kayak biasanya " ucap Adel.
Kini mereka berempat sedang makan di kantin setelah menguras otak beberapa menit yang lalu. Hari ini adalah hari ujian pertama mereka, dan ujiannya sudah di mulai dari 2 jam yang lalu, namun setelah hampir tiga jam baru kelas mereka yang sudah selesai mengerjakan soal, dan kebanyakan murid di kelas mereka pergi ke perpustakaan, jadilah kantin sepi, dimana penghuninya masih berkutat dengan lembar ujian di dalam kelas. Ingat ya! Kantin kelas 1,2, dan 3 itu beda-beda.
" Baru juga ujian pertama otak gue rasanya udah mau pecah anjir " ucap Zee.
" iya lagi "
Jangan di tanya Christy kemana, karna sudah terbiasa makan tanpa bersuara jadi ia lebih memilih menyimak dari pada ikut ngobrol, takut nanti terbiasa dan kalau sampai ketahuan bisa di ceramahi nanti dia sama mama Shani.
KAMU SEDANG MEMBACA
MENIKAHI PACAR KAKA KU ( CH2 )
Teen Fictionlangsung baca aja gais yang ngk suka skip jangan lupa folow ya gais
