Hay guys semoga masih pada ingat dengan cerita ini ya, mengingatkan sedikit dari part sebelum nya..
Maaf typo bertebaran
Happy Reading
Kini waktu sudah menunjukan pukul 5 sore dan para karyawan pun sudah banyak yang pulang termasuk Amelia dia sudah selesai melakukan pemotretan dan langsung pergi tanpa berpamitan dulu dengan el.
Ketika el sudah siap siap untuk pulang tiba tiba saja ada telpon dari nomor yang tidak di kenal.
Derrtttt Derrtttttt
+62xxxxxx
"Cepat ke gedung X kalo mau kedua orang tua lo selamat"
"Hei lo siapa ? Jangan berani berani nya sakitin orang tua gue" bentak el dibalik telpon
"Saya tunggu anda di gedung X kalo mau orang tua lo selamat" langsung mematikan telponnya
Tutttt Tutttt
"Sial mati dimatiin" ucap el dan El langsung buru buru pergi ke gedung tersebut tanpa memedulikan apapun lagi.
Tanpa menunggu lama El langsung berlari keluar kantor dan menuju gedung X, dengan kecepatan tinggi akhirnya El telah sampai ke gedung X, gedung itu tampak kosong dan tidak berpenghuni dari luar dan El mengedarkan pandangan nya tampak tidak ada satu orang pun yang berada di sana. El mencoba menelpon kembali nomor yang menghubungi dia tadi tetapi nomor nya tidak aktif, El mencoba masuk ke dalam gedung tersebut El terus berjalan sambil menengok kanan dan kiri
" Mahhh... Pahhhhh..."
" Apakah ada orang disinii"
El terus berjalan dan melihat kanan dan kiri dengan perasaan yang takut dan campur aduk mencoba untuk tetap tenang dan berhati-hati
" Mahhh... Pahhh.. kalian dimana" teriak El
El terus berjalan sampai menemukan pintu yang tampak mencurigakan bagi nya, dengan hati-hati El mencoba untuk membuka pintu tersebut
"Ceklek.. " pintu terbuka dan..
Doorrr... Doorrr... Dorrr....... Bunyi terompet dan competti poper terdengar keras dan lampu langsung menyala
"Surprise..... Happy birthday El Zain..." Teriak orang-orang yang ada di sana termasuk jenny dan Amelia
El masih terdiam dan mencerna semuanya ada perasaan marah kesal dan ingin menangis atas semua yang terjadi
"Siapa yang nge rencanain ini semua!!?" Tanya El dengan wajah dingin dan semua seketika hening dengan pertanyaan El
"Jawab!!!!" bentak El dengan emosi yang akan meluap
Jenny yang mendengar pertanyaan El seketika melangkah dan mendekat kepada El dengan perlahan
"Papah yang nge rencanain ini semua, papah ingin buat surprise buat El" ucap jenny dengan hati hati
"Ga gini cara nya pah!! Berhari-hari papah ga ada kabar El telpon chat semuanya ga di jawab dan tiba-tiba ada nomor yang ga di kenal telpon El dan suruh El kesini kalo papah dan mamah ingin selamat"
"El itu semua rencana papah buat kasih surprise buat El" Sela jenny
Hiksss
Hikkssss
El berjongkok karna lutut nya terasa lemas dan menangis dengan sesenggukan
"Puas pahh?"
"Apakah sudah puas!! Buat El panik dan takut hikss.. hikss" ucap El sambil menangis dengan sesenggukan
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Sejati (End)
Ficțiune adolescențiCerita ini sedikit berbeda dari cerita yang lain supaya mendapatkan rasa yang berbeda juga. Dan disini tokoh jenny menjadi laki-laki. Sumber gambar dari instagram @WEEEKKKU
