Pagi ini gue di jemput sama kak yoshi, debaran jantung gue lebih cepat dari yang biasanya mengingat sekarang tahta gue udah jadi pemilik hati dia.
Aduhh malu
Ketika sampai disekolah kak yoshi bukain helm gue, terus rambut gue juga di rapiin. Yang buat gue salting adalah ketika dia ngomong "cantik banget sih pacarnya kak yoshi"
Kegiatan gue sama kak yoshi gak menggemparkan warga sekolah sebab ini adalah hal lumrah sejak pertama gue masuk sekolah. Setelah di telaah lebih jauh, selama ini kak yoshi selalu memperlakukan gue sebagi wanitanya ketika gue belum berstatus apa-apa sama dia
Avv gemeess :>
Apakah banyak yang gak suka sama eksistensi gue di sekolah ini? Jawabannya iya, sejak awal gue masuk kemudian berintraksi sama temen-temennya kak ji gue langsung sadar kalau banyak betina yang mandang gue gak suka
Gue gak pernah di bully karena sejak awal gue ikut MOS gue sudah menyandang gelar adik dari Abizar Jihoon Ayas Pradipta yang mana itu cukup melindungi gue dari betina-betina kurang belain. Gak mau sombong tapi waktu gue masuk, kak ji baru aja menjabat sebagai ketos jadi gak ada yang berani ganggu gue
Selain dari itu gue juga bukan tipe cewek yang mau bersusah-susah bersikap ramah supaya banyak di sukai, eww kagak, no, never. Gak bakalan tinggal diam ketika gue dibully, coba aja kalau mau ngerasain tendangan gue
Kembali kecerita, gue ikut merapikan rambut kak yoshi yang berantakan karena helm. jantung gue tuh udah doki doki karena di tatap dalem sama kak yoshi
"ngeliatinnya gitu banget sih? Aku malu" kata gue setelah menarik tangan dari rambut dia
"emang gak boleh liatin pacar sendiri?"
"y-yah gakpapa tapikan malu kak"
"kak yoshi cuman mau mandang kamu lebih lama, soalnya pas siang kak yoshi mau pergi meeting di sekolah lain sama jihoon" gue naikin alis tanda gue gak tau, ngeliat itu kak yoshi senyum soalah paham dia ngelanjutin ngomong "buat pensi akbar akhir tahun, adek"
YA GUSTI NU AGUNGGGGGG
DAMAGENYA MEMANG POLL
DUHH JANTUNG GUE LANGSUNG KUNGKANG KUNGKANG
Saking ambyar-nya gue cuman ngangguk sebagai jawaban
20 menit sebelum bel istirahat bunyi kelas gue di kagetkan dengan kedatangan oknum kanemoto yoshinori apalagi menurut gue alasannya dia datang ke sini sangat gak bisa di fikir pake logika
Katanya "pak saya izin mau kasih bekal ke edelwish renjani" dan diatuh ngomong suaranya gak kecil semsek wehh. Satu kelas langsung liatin gue
Mungkin kalau kak ji yang datang situasinya gak se awkard ini
Pak azmi, guru matematika gue ngernyit bingung "kenapa gak tunggu pas istirahat aja nak? Sedikit lagi loh ini" pak azmi gak bakalan seramah ini kecuali sama murid olimpiade matematika salah satunya yah kak yoshi
Kak yoshi nyengir yang menyebabkan muncul suara-suara sumbang berbunyi pujian ke cowok gue
gue mendengus "saya mau meeting pensi pak di sekolah seberang jadi gak bisa kasih anaknya pas istirahat"
Pak azmi ngangguk mempersihlakan yoshi masuk. Gue terus mengikuti pergerakan dia hingga dia berdiri dengan sempurna di samping meja gue. Kak yoshi senyum "langsung di makan yah cantik, jangan di tunda. Sidangnya bisa ntar sore pulang sekolah"
"kok tau kalau aku ada sidang sih"
"taulah, kak yoshikan cenayang" kak yoshi ketawa, pliss lah jangan ketawa gitu kalau banyak cewek gue gak sudi berbagi. Cih
"kak yoshi pergi dulu yah, pulang sekolah kak yoshi jemput. Semangat belajarnya cantik" setelah ngomong gitu rambut gue di usap dan itu semua tidak lepas dari pandangan semua orang di dalam kelas. TERMASUK PAK AZMI
Gue masih mengikuti pergerakan kak yoshi yang berterimakasih ke pak azmi hingga dia hilang di balik tembok.
--------------- end note--------
aku nulis ini sambil nyengir, sampe diliatin sama dosen ahahahaha
KAMU SEDANG MEMBACA
Kak Yoshi!
FanfictionCerita ini membawa kamu menjadi perempuan yang jatuh cinta sama kanemoto Yoshinori Karena ini pake pov org pertama, jadi kamu bisa menganggap dirimu sebagai OC nya Selamat senyum senyum
