VI

348 43 8
                                        

"jadi apa rencana lu del?"tanya oline

"gue bakal bikin lily cemburu" timpal delynn diiringi senyum smirknya

"ga bahaya tah? kalau dia ga peduli gimana del?" tanya ribka

"pasti dia cemburu kalau ga percaya liat aja nanti" jawabnya dengan percaya diri

delynn POV

araliee🌼

liee, kamu mau bantu aku gaa?

bantu apa, delynn?

nanti kamu pura-pura jadi pacar aku di sekolah, aku mau bikin lily cemburu

gamau, geli banget del

ayoo dongg, mau ya ya yaaa harus mau pokoknya!!!, kita harus bisa seromantis mungkin biar dia percaya!

maksa banget, yaudah deh
//read

delynn POV off

sebenarnya delynn sudah menyusun rencana ini dari awal, ia ingin melihat reaksi Lily apakah dia akan cemburu? atau tidak. dan ia memilih membuat rencana dengan aralie karena aralie adalah teman masa kecil delynn, dan ia sangat dekat dan lengket, bahkan terkadang seseorang sering mengira mereka berpacaran.

keesokan paginya

delynn dengan sengaja berangkat lebih siang dari biasanya, ia membiarkan Lily untuk terlebih dahulu datang ke sekolah agar aksinya berjalan dengan lancar.

"lie, kita gandengan ya, terus juga kamu harus sok romantis gitu di depan Lily"ucap delynn

"harus banget sama aku del?ini aku nahan geli loh.." geli aralie

"udah ah nanti ada imbalan nya kok"timpal delynn

"hm.. yaudah dehh" balas aralie

mereka berjalan menyusuri koridor sekolah dengan mesra dan hendak memasuki kelas, tiba-tiba saja para murid mengatakan..

"yah.. delynn udah punya pacar ternyata"

"loh terus si culun itu di kemanain woi"

"gagal deh gua buat dapetin delynn "

ucap para siswa/i terhadap aralie dan delynn yang sedang menggandeng tangan satu sama lain, delynn tersenyum senang sepertinya rencananya akan berhasil

saat memasuki kelas terdapat Lily yang sedang merebahkan kepalanya di atas meja sembari menggunakan earphone berwarna putihnya itu, surai hitamnya terurai panjang dengan kulit putihnya yang mengkilap membuat delynn menatapnya dengan kagum

"aduh aduh... ada yang gandengan mesra banget nih"kompor regie

"eh iya nih, mana serasi banget..." ujar oline

lily pun menengok ke sumber suara tersebut, sebenernya earphone yang ia gunakan memiliki volume yang rendah, ia sengaja tidak terlalu membesarkan volume nya agar masih bisa mendengar sekitar.

lily melihat ke arah delynn dan aralie, mereka bergandengan mesra seolah-olah memiliki hubungan spesial, ntah mengapa ia tiba-tiba merasakan sesuatu yang mengganjal di hatinya. tetapi ia masih menyangkal perasaan itu

"dekap erat renjanaku"(Lilynn)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang