saat fajar mulai terbit, cahaya matahari bersinar melalui sela-sela tirai jendela rumah khao, namun khao tak kunjung bangun tetapi dia malah menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
"kring kring kring" alarm berdering
khao berusaha membuka mata untuk melihat jam, saat dia menoleh ke jam
"OH TIDAK AKU KESIANGAN" khao segera bangkit dari kasur
"eh kan aku udah lulus"
khao berjalan menuruni tangga untuk mencari ibunya
"ibu"
"ibu"
"ibu"
namun tidak ad jawaban, tanpa selang lama kepala pelayan datang
"tuan, sedang mencari nyonya? nyonya sedang keluar mencari udara segar"
segera khao berterimakasih kepada kepala pelayan itu dan segera kembali ke kamar, sesampainya di kamar khao mandi tetapi tiba-tiba telpon nya berdering
"first🖤"
khao segera mengangkat telpon dari kekasihnya itu,
"halo kak?"
"khao, apakah ibu mu dirumah?"
"tidak, ibu sedang keluar sebentar lagi dia akan kembali"
"baiklah, terimakasih infonya"
"memangnya ada apa kak?"
"ini rahasia"
dengan kalimat terakhir itu first segera mematikan telepon, saat khao berjalan masuk ke kamar mandi dia mendengar suara ibunya yang telah kembali
"ibu!"
segera ibunya mendongak saat melihat khao lari dari tangga
"jangan lari-lari nanti kau jatuh"
"kak first ingin bertemu dengan ibu"
"sungguh? untuk apa?"
"aku tidak tau, tapi dia akan kesini"
tak lama kemudian terdengar suara bel,
"khao ini gw"
khao berlari menuju pintu dan membukakan pintu
"ayo kak masuk"
"mana ibu lo?"
"nak first kenapa cari bibi?"
ada yang ingin saya bicarakan dengan anda bi"
//POV first//
first duduk di sofa bersebrangan dengan ibu khao dan khao
"jadi apa yang mau nak first bilang?"
"jadi gini bi, maaf jika saya lancang tapi saya dan anak anda sudah berpacaran sejak SMA, saya merasa saya sangat mencintai khao lebih dari apapun, saya ingin meminta izin untuk menikahi anak anda, ini tidak ada unsur paksaan"
"memangnya kamu punya apa? khao banyak di dekati oleh orang kelas atas" ucap ibu khao seraya meyakinkan first
"aduh bagaimana ya bi, banyak sih yang deketin dia tapi khao nya mau nya sama saya" balas first dengan senyum tengil nya
ibu khao tertegun dengan jawaban first, ia tak menyangka first akan seberani itu, namun ia melihat keseriusan di mata first.
"kalau kamu beneran bisa menjaga khao, baiklah saya setuju, tapi jawaban sesungguhnya ada pada khao sendiri"
"iya aku mau!" jawab khao dengan semangat
tidak terasa hari berlalu begitu cepat, jam sudah menunjukkan pukul 6 sore, first hendak pamit pada ibu khao tetapi di cegat
"kamu nginep sini aja nak first, sekalian jagain istri kamu" dengan nada menggoda
"ibu apa-apaan sih" seketika wajah khao memerah
"gemes banget sih calon istri ku"
"kak first!!" wajah khao kini merah padam
ibu khao hanya bisa tertawa melihat tingkah anaknya,
"kalau begitu, first pulang dulu ya Bi, sampai jumpa istri ku"
khao kini benar-benar sudah tidak sanggup menahan malu lagi
"sudah pulang sana pulang!!"
first tertawa melihat calon istrinya itu, segera first pulang ke rumahnya, sesampainya first di rumah, segera dia ke kamar ibunya.
"bu, first akan menikah dengan khao, aku harap kau mau menerimanya, aku ingin berterimakasih pada mu karna sudah menjadi ibuku yang sudah merawat ku hingga saat ini, aku berjanji akan menjaga khao dengan sepenuh hati ku"
first segera bangkit dari duduknya dan berjalan ke kamarnya
sesampainya di kamar di segera membanting tubuhnya ke kasur dan memejamkan matanya
aduh guys maaf banget baru up lupa punya akun wp soalnya sibuk ff 😭😭
KAMU SEDANG MEMBACA
bad boy and pretty boy
RomanceOk cerita ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang nakal jatuh cinta pada anak laki-laki yang polos, yok dibaca ya kalau nggak mau baca aku santet berschanda.
