12.

18 0 0
                                        

Namanya Mydeimos, seringkali dipanggil Mydei atau Dei. Seorang murid baru yang baru saja diterima di sekolah itu... Padahal ia sudah kelas 9, mepet sekali dengan waktu, bukan? Disusuli dengan seorang adik kelas yang terkenal sebagai... Murid baru paling sok akrab di angkatan 21 mereka.

(kelas  berada di angkatan 18, kelas 8 berada di angkatan 17, dan kelas 7 berada di angkatan 16, di tingkat SMA, kelas 10 berada di angkatan 19, kelas 11 berada di angkatan 20, dan kelas 12 berada di angkatan 21  )

Seorang adik kelas yang dikenal sebagai seseorang yang cukup... 'freak' namun sekaligus tampan di lingkungan sekolah. Tapi terkadang bajunya cukup aneh dan... 'unik' kombinasinya di mata murid-murid di sana.

Ya, dialah Phainon, adik kelas yang menyukai Mydei ketika dia dulunya duduk di bangku kelas 7, di saat SMP satu tahun awal mereka satu sekolah dan akrab, namun di kelas 8 nya mereka berpisah dikarenakan orang tua Mydei harus pergi ke luar kota. "Mydeeeeeeiii!!" Phainon berlari dengan sangat kencang sambil memeluk Mydei yang baru saja memasuki pintu masuk sekolah yang cukup besar. Mydei yang mendengar suara tersebut itu pun menoleh ke arah sumber suaranya, menghadiri teman lamanya yang berlari menuju dirinya. "Hoy! Phainon!" Mydei tersenyum tipis dan berlari kecil menuju Phainon. "Sudah lama tidak bertemu." Mydei tersenyum tipis sebelum memukul kepala Phainon.

"ANJING SAKIT BANGET" Phainon memegang kepalanya yang sedikit ada benjolan lalu mengusap-usapnya, Mydei? Ah dia tidak peduli. Dia langsung menghampiri Cyrene dan pergi meninggalkan Phainon. Mereka berjalan sambil berbincang bincang hal hal yang ada di sekolah.

"KOK LU PADA NINGGALIN GUA SIH!" Phainon berlari ke mereka dan memeluk Mydei dari belakang. "Makin lama susu lu makin gede ya sama semok, minta dong." "lu nya aja yang tubuhnya cungkring" Anjing, batin Phainon. Ya... Tubuh Phainon sebenarnya 11 12 dengan Mydei, hanya saja ya... Gitu deh, ya gitu pokoknya. "Lu duduk di kelas berapa Dei?" Mydei melihat hp nya sebentar dan menjawab bahwa ia di kelas 12C, sekelas dengan Phainon.

"YESSSSS!!! NANTI GUA ENTO- EH Maksud gue..." Sekali lagi, Mydei menonjok Phainon untuk terakhir kalinya sebelum meninggalkan nya. Cyrene sedari tadi hanya tersenyum mesem dan memikirkan bagaimana jika mereka menikah? "Sepertinya aku harus memberi tahu Casto"

"Heyy, Cyrene!" Seorang perempuan pendek bersurai putih dengan ungu di bawahnya menghampiri Cyrene. "Kamu sudah mengerjakan tugas mu belum?" Cyrene menggeleng dan ikut berjalan bersama Castorice meninggalkan Phainon sendirian di sana.

"Hiks, bebeb Mydei jahat banget" alay Phainon sebelum ia berjalan pergi ke kelasnya.

"Mydei, kamu ternyata sekelas bareng kami, toh" Cipher menghampiri Mydei dan duduk di sampingnya dan memainkan koin 1000 lima biji yang baru saja ia curi dari kantong Phainon. "Yoi, gimana kabar lu Cip?" Cipher menggerakan telinga jaketnya bagaikan kucing dan menjawab pertanyaan Mydei bahwa ia baik baik saja. Mydei terus menatap ponselnya dan mengotak atik kalimat yang tidak jelas dan tidak bisa dibaca dari jauh.

"Oh iya, lu tau pak Anaxa gak? Suaminya Agalea?" Mydei mengingat ingat nama itu dan menangguk, ia mengetahui Anaxa ketika ia baru saja masuk gerbang dan melihat beberapa murid dihukum oleh Anaxa. Cuman, dia tidak tahu bahwa ia memiliki istri bernama Agalea.

"Sebenarnya Anaxa wali kelas kami, semoga lu selamat ya." Tidak lama kemudian bel pun berbunyi sehingga kelas pun ricuh murid muridnya duduk di tempat mereka masing-masing, kecuali... Phainon.

"Selamat pagi." Anaxa memasuki kelas dengan papan jalan berwarna coklat yang cukup besar yang ia genggam. "Pagi" "Phainon mana ya?" Seketika satu kelas pun hening dan tidak ada pun yang berani menjawab. Sebelum Mydei pun membuka suara.

"Phainon tadi-"
Kapur meleset melewati pandangan Mydei, "siapa yang suruh menjawab? SIAPA?!" Anaxa memukul meja guru nya dan menatap tajam ke arah Mydei. "Mydeimos... Murid baru, seharus nya kamu tidak main main di sekolah yang baru!" "Lah?! Kan bapak tadi nanya! Ya saya jawab dong!" Seketika sekelas pun menjadi bisik bisik tentang Mydei yang berani melawan, Cipher? Dia tidak peduli.

"Pak! Maaf telat!" Phainon memasuki kelas dengan berantakan dan buru-buru. "Mydeimos dan Phainon! Keluar dari kelas!" ANJING.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 01 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Sekolah.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang