*chira, yang punya rezeki lebih dan mau berbagi dengan ara bisa langsung scene aja ya😊 ini gak dipaksa kan kok, yang mau mau aja😊makasih yang sudah selalu dukung ara selama ini🙏
Renjun, haechan dan yushi berada di taman istana saat ini, kedua orang yang termasuk ipar renjun itu harus menemaninya sang puteri yang sedang mengandung itu. Bahkan dia saja cemberut sejak tadi, seperti ada yang salah.
"Ada apa renjun? Kau cemberut sejak tadi. Padahal kami sudah ada disini." ucap haechan kesal pada sahabatnya yang sangat sangat menyebalkan saat hamil.
"Aku mau bersama kak nana."
"Oh ayolah Nakamoto. Suamimu sedang ada urusan. Kau pikir aku tak ingin bersama suamiku." kesal haechan.
"Aku bukan Nakamoto lagi tahu, aku sudah jadi Jung." kesal renjun.
"Terserah" ucap haechan yang harus mengalah saat ini.
"Ge. Pangeran jaemin pasti akan segera kembali. Tadi kan gege dengar sendiri kalau ayah menyuruh semua anaknya mengerjakan sesuatu termasuk putera mahkota." ucap yushi.
"Ya tapi kan kak nana baru sembuh. Kenapa harus disuruh suruh. Bagaimana kalau kak nana sakit lagi? Aku tidak mau kehilangan kak Nana." ucap renjun berlinangan airmata. Haechan dan yushi cukup tahu perasaan renjun, apalagi dia sedang mengandung jadi lebih sensitif lagi.
Haechan lantas menggenggam sebelah tangan renjun yang membuat sang empu menatap kearahnya.
"Renjun, dengarkan aku. Pangeran jaemin bukan dominan selemah itu, dia pasti akan baik-baik saja. Kau tidak perlu khawatir. Mengerti? Mereka bukan ke medan perang renjun, jadi jangan cemas. Kasihan calon anak kalian. Dia pasti merasakan apa yang kau rasakan saat ini." ucap haechan.
"Aku tahu. Tapi, aku tetap tak bisa berhenti memikirkan hal terburuk dan lagi kenapa tiba-tiba keluargaku harus kembali? Padahal kata mama akan menemaniku selama aku hamil, tapi lihat? Mama malah pulang hikss..." ucap renjun yang diakhiri dengan tangisan. Haechan lantas membawa sahabat sekaligus iparnya itu kedalam pelukannya.
"Tidak apa-apa renjun, lagian mama kamu harus ikut dong kemanapun ayahmu pergi. Lagian kau tak sendiri di sini renjun, ada aku, puteri yushi, puteri mahkota, ibu, ayah, kak nana mu, dan semuanya." renjun hanya diam saja sembari menangis. Ntahlah dia merasa aneh selama hamil ini, dia merasa lebih sensitif dan bukan dirinya sendiri.
Disaat bersamaan jaemin, jeno, dan sion baru saja kembali lalu mereka melihat ketiga istri mereka di taman, jaemin melihat sang istri berada di pelukan istri jeno, karena merasa sangat khawatir, jaemin langsung berlari lebih dulu sedangkan jeno dan sion serentak menggelengkan kepalanya melihat tingkah jaemin yang sangat overprotective dan posesif pada istrinya itu.
"Pangeran jaemin." ucap yushi yang menyadari kehadiran kakak iparnya. Haechan sedikit membungkuk dan renjun yang mendengar ucapan yushi langsung melepaskan pelukan haechan lalu merentangkan tangannya pada jaemin masih dengan menangis.
"Kak nana huaaa..." jaemin langsung menggendong ala koala istrinya yang sedang mengandung itu dengan mudahnya.
"Kenapa sayang?" menatap renjun yang berada di gendongannya. Sedangkan yushi dan haechan menunduk karena merasa tak sopan jika melihat kemesraan ipar mereka. Para pengawal dan pelayan yang kebetulan lewat juga langsung menunduk.
Renjun tidak menjawab dia langsung menyembunyikan wajahnya pada ceruk leher jaemin dan menghirup aroma suaminya itu. Jaemin terkekeh pelan lalu dia pun melihat kedua iparnya.
"Terimakasih sudah menemani istri saya. Kami permisi duluan." ucap jaemin lalu membawa renjun pergi.
Disaat bersamaan keduanya melihat suami mereka yang mendekat. Haechan langsung memeluk manja lengan jeno sedangkan yushi hanya tersenyum pada suaminya.
"Kak nono lama sekali." manjanya. Jeno terkekeh lalu dia pun menjawil hidung istrinya.
"Kenapa hmm? Padahal aku baru pergi beberapa jam bukan hari." ucap jeno.
"Tetap saja lama. Kalau kak nono pergi berhari-hari, aku pastikan akan ikut." ucap haechan.
"Dengan senang hati." ucap jeno tersenyum. Sedangkan yushi dan sion tersenyum melihat kemesraan pengantin baru itu.
"Kami duluan pangeran sion dan puteri yushi." ucap jeno lalu pergi bersama istrinya.
"Apa saja yang kalian lakukan?" ucap sion penasaran.
"Tidak ada, setelah sarapan kami hanya menemani puteri renjun tadi disini. Kakak sangat tahu kan bagaimana sensitif nya puteri renjun saat hamil. Dia bahkan cemberut dan menangis karena hal sepele, sepertinya saat hamil bisa merubah sifat seseorang ya kak." ucap yushi menatap suaminya. Sion terkekeh lalu dia pun mengelus kepala sang istri.
"Mungkin, karena itu bawaan bayinya. Makanya puteri renjun jadi cengeng dan tak bisa jauh dari pangeran jaemin. Aku juga mengerti, itu sepertinya karena kejadian lalu, kau tahu sendiri kita semua hampir kehilangan kak jaemin, jadi itu hal yang wajar, puteri renjun pasti sangat ketakutan itulah kenapa dia jadi lebih bergantung pada kak jaemin." ucap sion.
"Kakak benar. Aku kalau jadi kak renjun pasti akan ketakutan setengah mati.' ucap yushi.
"Dan kakak tak akan membiarkan itu terjadi." ucap sion dan yushi hanya tersenyum lalu sesuatu terlintas didalam pikirannya.
"Kak mengenai pernikahan antara pangeran sungchan dan pangeran shotaro? Apa itu akan tetap berlanjut kak?"
"Sepertinya begitu. Kakak tak bisa membantah keputusan ayah. Bahkan putera mahkota sendiri." ucap sion.
"Tapi bagaimana kalau pangeran shotaro menderita saat tahu pangeran sungchan tak sebaik itu kak? Bagaimana kalau itu akan menjadi boomerang bagi kita?'
"Kakak juga tidak tahu sayang."
😘😘😘
Chira semuanya:)
Yang ingin membeli pdf "Terpaksa Menikahi Tuan Muda", " Never Goodbye", dan "Jodoh Dari Kakek" masih bisa ya chira:) lansung hubungi ara di 089627643612 ya:)
Untuk 3 orang tercepat dan membeli 3 pdf sekaligus cukup bayar 100k aja ya:)
Untuk pembelian satuan masih di harga tetap 50k
Dan untuk pembelian 2 cukup bayar 75k ya:)
Untuk pembelian 3 pdf setelah melebihi 3 orang tercepat, akan kembali ke harga satuan di kalikan 3 ya chira:)
KAMU SEDANG MEMBACA
"Prince J" (jaemren) END✔
FanfictionStart: 29 September 2023 End: 25 September 2026 Nakamoto Renjun adalah putera kedua kaisar Nakamoto Yuta dan Huang (Dong) Winwin yang melarikan diri karena tidak mau menikah dengan keluarga dari dinasti Ming, renjun melarikan diri dan menjadi perawa...
