Sungguh malam yang begitu indah sudah berapa aku tidak merasakan kebersamaan dan malam ini adalah malam yang akan membuat kebahagian dan aku akan memcetak tepat didalam otak dan hati ini,aku sangat bersemangat beranjak dari tempat tidur ini karena orangtua ku akan mengajak kesuatu tempat sudah lama kita tidak berkumpul untuk bersenda gurau mereka selalu sibuk dengan urusannya baru saja kemarin mereka keluar kota dan aku tidak menginginkan oleh oleh apapun yang aku inginkan saat ini berkumpul bersama menikmati malam yang dihiasi oleh bintang bintang dan bulan dengan udara malam yang dingin menjadi hangat karena berkumpulnya kita bertiga ya ini akan menjadi malam terindah.
"yah ibuu ayo aku udah siap"
"Tumben kamu cepet" ucap ayah
"Iyaa aku yakin malam ini akan membahagiakan"
"Ibu harap seperti itu apapun yang akan terjadi kita selalu bahagia"
"Pastii bu kita selalu bahagia"
-------
Didaerah yang begitu hening dan dingin tidak menghancurkan senyuman yang terpampang jelas diwajah ini,obrolan yang tidak pernah terhenti memberi kesan yang sangat indah bagaimana tidak mereka yang tidak pernah meluangkan waktunya untuk ku.
"Nak kita mau bicara sesuatu tetapi ayah dan ibu harap kamu bisa menerima semuanya"ucap ayah yang begitu jelas memperlihatkan kegugupannya begitu pula dengan ibu.
"Iyaa" jawab ku dengan penuh rasa penasaran
"Seminggu yang lalu kita pergi keluar kota untuk menyelesaikan masalah bukan untuk bekerja tetapi untuk menyelesaikan permasalahan dan kita menemukan solusi,mungkin solusi itu yang terbaik karena masalah ini benar benar sangat rumit kami akan bercerai"
"B E R C E R A I" kalimat itu memutari kepalaku hingga 360 derajat ribuan pisau berjatuhan kepadaku entah ini begitu menyesakan dada hingga tidak bisa bernafas ini sangat diluar rencana ini bukan malam yang indah ini sangat kelam tidak ini hanya mimpi ya mimpi ayolah berfikir ini mimpi orang tua ku tidak akan pernah bercerai dengan penuh penekana BERCERAI ya itu tidaak akan terjadi kumohon ini hanya mimpi bagaimana dengan kehidupanku esok?"ibu ayah kumohon kalian jangan berpisah bagaimana dengan kehidupan ku esok semuanya akan kelam kalian lah penerang dalam kehidupanku" kalimat itu terucap tidak begitu jelas karena isak tangis ku dan orangtua pun sama.
"Sudah kita akan baik baik saja dan kita tetap menjadi penerang dalam kehidupan kamu dan perbedaanya kita tidak bisa tinggal dirumah yang sama kita bisa berjumpa setiap hari"
" TIDAK aku yakin semuanya aku hancur semua impian impian ku akan hancur dan semuanya akan lenyap akan hilang bukan kah kalian saling mencintai?" Saat ini aku benar benar tidak mempercayai kalimat mencintai ya itu semua omongkosong semuanya tidak ada cinta tidak ada cinta cinta cinta haha tuhan kumohon persatukan mereka kembali ini membuat tubuhku terasa ditelan bumi tuhan kumohon kabulkan doa ini aku percaya kau maha pengasih dan maha penyayang tuhan kumohon.aku melepaskan semua pelukan itu dan pergi meninggalkan mereka tetesan air mata ini terus mengaliri wajah yang bahagia berubah menjadi kesedihan aku harus pergi kemana saat ini aku tidak bisa berfikir jernih hanya satu tempat yang terlintas yaitu danau.
------
Aku hanya butuh ketenangan dan berbagi cerita untuk meringankan beban ini tapi siapa jessica ? Tidak mungkin ini sudah larut malam,tom mungkin dia bisa membantu agar aku dapat menginap dirumahnya dan berbagi cerita suara keyboard memecahkan keheningan.
'Hallo tom lu bisa bantu gua plis datang ke danau'
'Lu nangis ya?lu kenapa?bentar gua kesana okey'
❌terputus❌
beberapa menit kemudian tom datang dan menghampiri ku ada apa?kenapa lu nangis?ribuan pertanyaan masuk kekuping yang membutuhkan ketenangan dan dia memelukku ya hubungan kita hanya sebagai teman jangan berpikir jauh Bromance tom bawa gua pergi dari danau.
YOU ARE READING
My Feelings
RomanceSometimes I keep my feelings to myself because it's hard to find someone who understands.
