My eternity

2 0 1
                                    

Wahai suamiku...
Engkaulah nikmat hidup ini
Nikmat abadi cinta dunia dan akhirat
Cinta yang tak terbatas waktu

Suamiku..
Jadilah sebuah tiang untuk ku bertahan
Jadilah sebuah tali untuk ku bergantung
Jadilah air untuk ku bersuci

Suamiku...
Kini waktu akan terasa singkat
Waktu berlalu akan terasa cepat

Biarkanlah aku mengusap wajahmu
Biarkanlah aku memeluk tubuhmu
Biarkanlah aku membasuh kakimu

Wajah yang pertama kali ku tatap
Tubuh yang selalu terarah untuk ku
Kaki yang selalu melangkah padaku

Syurgaku...
Engkaulah pintu syurgaku
Nikmat duniaku
Nikmat akhiratku

Akhir cerita...
Aku akan selalu memanggilmu
Aku akan selalu berada tepat di hatimu

Ayah...
Jadilah seorang imam yang baik
Jadilah seorang ayah yang mengerti
Jadilah seorang pemimpin yang adil

Lelakiku...
Malam ini akan selalu bersaksi
Pagi ini akan selalu menemani
Petang ini akan selalu menanti

Akan ada kata di akhir nanti
Kata yang indah
Kata yang selalu engkau ingat

Biarkanlah mata ini terus menatap usahamu
Biarkanlah tangan ini selalu mengusap lelahmu

Cintaku yang begitu besar
Sayangmu yang begitu tulus

Ketahuilah..
2hal yang telah menjadi 1
2 hal yang tidak akan pernah lelah
2 hal yg tidak akan pernah mati

Raga akan musnah
Tapi jiwa tidak akan pernah hilang

For eternity
GANJAR CAKRAWIGUNA

PuisikuWhere stories live. Discover now