Andai kamu seorang pemilik toko, warung, kios, ruko, restoran, bengkel atau apalah semacamnya....
Lalu ketika hujan turun, orang-orang berteduh.
Ada yang hanya sesaat untuk memakai jas hujan kemudian berlalu...
Ada yang cukup lama karena tidak berani menembus hujan...
Ada yang lebih lama lagi karena menunggu dijemput...
Apa yang akan kamu lakukan????
Membiarkan saja siapa pun orangnya berteduh di emperan toko?
Atau mungkin kalau kamu baik hati, kamu akan mempersilahkan mereka masuk...
Atau, malah mengusir mereka???
Dari setiap apa pun yang kamu lakukan ada hikmahnya....
Jika kamu membiarkan saja mereka berteduh, maka dari setiap mereka ada rasa terima kasih dalam hati,
ada keinginan untuk membeli apa yang kamu jual, misalnya kamu jual makanan atau minuman
kalau pun mereka tidak membeli, karena neduhnya di depan bengkel,
kalau pun tidak membeli karena memang tidak memerlukan barang yang kamu jual,
atau mungkin memang benar-benar tidak punya uang,
ada doa yang terucap dalam hati mereka atas kebaikanmu, semoga dagangannya laris, semoga diberi rejeki yang berlimpah, semoga ini, semoga itu, bermacam-macam doa lainnya yang baik-baik terucapkan...
Tapi,,,,,
Kalau kamu mengusir mereka, karena merasa menuh-menuhin emperan toko, lalu kamu ngedumel dasar neduh doank mending kek beli, dasar numpang doank, atau keluhan apa pun itu, maka itu sama saja menyakiti orang lain, apa sih ruginya menolong orang lain... manusiawi jika dalam hati orang yang tersakiti itu mengeluarkan doa-doa yang tidak baik... dasar pelit, gue doain bangkrut bangkrut dech..., yaelaah numpang gini doank aja gak boleh...
Sepertinya masih banyak orang-orang yang pelit, nyatanya ketika kita mau neduh pasti milih-milih lokasi depan toko yang tutup, biar gak diusir...biar gak sakit hati...
Mau numpang berhenti sebentar untuk tanya alamat atau nunggu temen ketika sesekali janjian, ketika ada darurat harus minggir, pasti milih-milih yang kosong atau tutup, karena kita juga nyadar diri biar gak ganggu.. tapi kalo terpaksanya di tempat yang buka dan ada orangnya, mbok ya kamu sebagai pemiliknya gak usah pelit-pelit...
KAMU SEDANG MEMBACA
KUMPULAN KATA-KATA (Bagian 1)
Randomhanya sekedar kata.... yang entah bermakna atau tidak.... ini hanya sebuah ungkapan perasaan yang mungkin kurasakan, atau dia rasakan atau mereka rasakan....
