fake nerd 1

46K 1.5K 18
                                        

VANIA POV
Cekrek cekrek "oke selesai vania lo boleh ganti baju makasih kerja samanya"kata bang bray "
oke sama sama bang bray" kenapa bang bray bisa bahasa indo karena dia juga orang indo
S
K
I
P
Saat gue lagi tiduran dikasur kamarku tiba tiba handphoneku bunyi kriiiing kring (anggep aja bunyi handphone) * "halo pa" "halo princes" "ada apa pa" "hari ini kamu harus ke indo jet kamu sudah nyampe dan satu lagi NGGAK ADA BANTAHAN" kata papa menekankan kata nggak ada bantahan yang artinya papaku sudah serius "baik pa" jawab ku aku pun bersiap dan pamit ke opa dan omaku
S
K
i
P
(hmm hai indonesia akhirnya sampe juga akhirnya)batinku
Revan pov
"Revan ayo bangun katanya mau jemput adek mu"kata mama "iya ma aku bangun emang revin udah siap ma?"tanyaku "udah,dari tadi malah" gue pun mandi dan berangkat "pa ma aku berangkat jemput vania bareng revin ya"kataku "iya" kata mama dan papa ku berbarengan aku memasuki mobil sport ku aku mengendarai di atas rata rata
"Woi mau mati lu"
"Gobl*k"
"Kalo mau mati jangan di mobil"
"Wooi ga bisa bawa mobil ya lu"
Bevitulah kata kata yang ku dengar tetapi ku abaikan setelah 30 menit mengendarai mobil aku pun sampai di bandara soekarno-hatta
VANIA POV
Aku pun turun dari jet pribadi ku koper?sudah dibawain semua menatapku kagum dan aku mendengar bisik bisik
"Wow itukan ashley greyson"
"Gila cantik banget ya"aku pun mengabaikan nya saat aku hendak menelepon bang revin *aku udah ngasih tau belom kalo aku deket buaanget ama bang revin dibandingkan bang revan tapi aku tetep sayang kok kalo belum maaf* "wow kamu ashley chance ya boleh minta foto nggak kenalin nama aku riri"katanya aku pun menjawab "boleh" aku pun ber selfie beberapa kali dengannya "aaaa makasih kak" katanya histeris "sama sama" aku pun menelepon bang revin * "halo bang" "halo princes " kata bang revin "abang dimana" "diparkiran" "oke aku kesana ya" * akupun berjalan keparkiran ditemani tatapan kagum
"DUO ABANG KU SAYANG VANIA KANGEEEEN"aku pun menjadi pusat perhatian tapi aku tidak memperdulikan nya dan langsung memeluk duo abang kesayanganku mereka menatapku iri
"Ih ngapain sih tuh cewe meluk mereka berdua"
"Tau centil banget sih" dan masih banyak lagi mereka berhak iri karena mereka tidak tau aku siapanya duo abang ini bang revan pun berkata sambil mengelus kepalaku "yaudah yuk masuk kamu pasti cape" aku pun mengangguk
********************************
BERSAMBUNG
Maaf ya kalo jelek pertama kali nulis hehehe tinggalkan jejak ya makasih
Sory banyak typo

Fake Nerd?ceo?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang