lagu memori

420 4 0
                                    

Dimensi dahulu,
Tak ada satupun terbawa
Bilapun masih sama
Rasa itu, tertinggal..
Tersimpan rapi di dalam hati..

Dan, Jika kau ingat dulu..
Alunan rima memendam kalbu
Terasa hangat, terbungkus harapan,
Di tempat ini, seolah membeku..
Saat Kita berlari menyusuri taman,
Dengan sedetik Tempo nan berjalan pelan,
Saat edelwise itu datang,
Sejuta warna terlihatkan, diantara
Turun nya hujan,
Kerlipan bintang memberikan sepercik ingatan,
Bahwa aku pernah membawa sinar itu, bersamamu..
namun bintang itu mengisyarakatkan
Pada langit,
Bahwa, ada Dua hati yang saling mencintai..

Violin dengan nada
Terbawa oleh lantunan lagu
Masih adakah rasa itu untukku?
Yang selalu setia menemani
Dikala aku terpejam
Kau ada didalam bayangan itu
Dimasa kita menjadi segenggam harapan,
Untuk hati yang tak terpisahkan

Rasa ini untukmu
Dengan hati yang tertulis
Bukan dengan irama
Bukan dengan rindu
Namun dengan hati..
Hati yang tersimpan abadi
Sampai kapanpun,
Aku telah menemukanmu
menjadi imamku,
Menjadi ayah yang terbaik
Untuk buah hati termanis
Yang pernah ada..

Ajarkan aku untuk menjadi,
Lentera yang akan kau gunakan
Bersama, terbawa angin
Yang kau miliki dahulu
Tersirat oleh tulisan
Dengan lagu yang kau ciptakan
Ataupun lagu yang kau dengar
Tetaplah berada disini
Menua tetap bersama
Aku kan menunggumu,
Kau berikan aku secangkir memori
Dalam sebuah lagu,
Dan akan berjalan terus,
Hingga nanti,
Selamanya..








Serpihan Hati (kumpulan puisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang