Last

1 0 0
                                    

Kita takkan pernah bisa melupakan seseorang seratus persen atau mungkin berpura-pura melupakannya.
Dalam cerita cinta setiap orang, mungkin penah ada satu orang yang singgah di hati kita dan juga amat kita sayangi. Ketika orang jatuh cinta, logika tidak diperdulikan oleh kita. Kata hati saja yang kita ikuti sampai tanpa kita sadari kita telah memberikan hati kita sepenuhnya untuk orang itu.
Namun, sifat dan perilaku manusia yang cepat berubah dan mudah beradaptasi membuat kita mungkin kehilangan orang tersebut.
Pada awalnya kita pasti merasakan patah hati yang amat mendalam, serta trauma untuk jatuh cinta lagi.

Kita pernah berusaha untuk menyayangi orang lain. dan apa?
Kita masih membanding bandingkannya dengan orang lama.
Lantas,
itukah yang dibilang melupakan?

Tidak. Tidak semudah itu untuk menyayangi orang lain ketika hati kita masih terpaut pada satu orang.

namun dengan berjalannya waktu kita harus belajar bahwa merelakan orang yang sudah tidak dapat digenggam tidaklah baik, itu sama saja melukai diri kita sendiri. Bukan kita tidak mau berjuang, tetapi ada sesuatu yang tidak dapat dipaksakan, termaksud melupakan orang yang pernah membuat kita bahagia, seratus persen.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 13, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

PON - PETTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang