Tentang cinta yang tak bersuara
Hanya mampu diam seribu bahasa
Tentang rindu yang tak bisa bertemu
Hanya mampu mengutarakannya lewat do'a kepada sang maha penyatu qolbu
Wahai hati
Bolehkah aku jujur
Aku menyimpan satu nama disini
Nama yang selalu aku sebut dalam sujud
Nama yang selalu aku pinta agar nantinya dapat bersama
Wahai hati
Dapatkah kau sampaikan padanya
Bahwa aku benar-benar cinta
Bahwa aku benar-benar rindu
Apakah kau sanggup melakukannya untukku
Untukmu seseorang yang saat ini aku cinta
Maaf, aku tak berani menyapa apalagi berjumpa
Aku hanya bisa diam seribu bahasa
Dalam diam menanti cinta
Namun, percayalah
Sampai saat ini, namamu adalah bagian dari segelintir do'aku padaNya
Meski kau tak pernah menyadarinya
Meski kau tak pernah mengetahuinya
Tapi aku selalu percaya
Jika cinta yang dilandasi atas ridhoNya pasti akan berakhir bahagia
Mungkin memang sekarang kita tak bersama
Kita tak saling sapa
Apalagi bercanda tawa
Tapi, percayalah
Akan tiba saatnya dimana do'a - do'a ku ini terbukti kebenarannya
Meski memang butuh kesabaran untuk menanti itu semua
Dan inilah caraku mencintaimu
Hanya bisa mengutarakan nya lewat do'a kepada sang maha cinta
Sebab mendo'akan adalah cara mencintai paling rahasia —anonym
KAMU SEDANG MEMBACA
Entah untuk siapa
Poetryini cuma sekedar curahan hati seseorang yang masih nggak tau sebenarnya curhatan ini untuk siapa.... buat kalian yang galau... 2017
