CALON IMAMKU
Paras indah menggetarkan jiwa
Iman kokoh bagai beton penyangga
Teduh sekali pandangan itu
Bisakah kita bersatu kelak?
Kuharap begitu
Ingin sekali saat ini kumiliki
Ingin sekali ku genggam tangan gagah itu
Ingin sekali ku peluk tubuh tegap itu
Akankah itu terjadi?
Apakah hanya akan menjadi serpihan mimpi?
Sunyi..
Saat saat dimana aku bersimpuh
Dengan butiran indah air mata ini
Bersujud dan berdoa
Mengucap namamu
Wahai calon imamku.
MarwiyatulKAP
KAMU SEDANG MEMBACA
Secarik Kertas
PoetrySecarik kertas mungkin tak berguna. Tapi sebelum aku tak berguna. Aku hal yang sempurna. -Quotes, Caption dan Puisi Absurd-
